News

Sumbar Mantapkan Langkah Hijau: FGD REDD+ Satukan Komitmen untuk Hutan Berkelanjutan

×

Sumbar Mantapkan Langkah Hijau: FGD REDD+ Satukan Komitmen untuk Hutan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
hutan
Sosialisasi dan FGD penyusunan Dokumen Rencana Aksi REDD+ dan Summary Safeguards REDD+ dihadiri perwakilan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, dunia usaha, serta komunitas lokal dan adat. (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Direktorat Mitigasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Dokumen Rencana Aksi REDD+ dan Summary Safeguards REDD+ pada beberapa hari lalu.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap inisiatif Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+), serta menyusun rencana aksi terintegrasi yang menjunjung prinsip keberlanjutan, perlindungan hak masyarakat adat, konservasi biodiversitas, dan penguatan tata kelola kehutanan.

Acara dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, dunia usaha, serta komunitas lokal dan adat.

Baca Juga  SIM Keliling Bogor Akhir Pekan

Sumatera Barat menjadi salah satu penerima alokasi dana Result Based Payment (RBP) REDD+ berdasarkan SK Menteri LHK No. 1398/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2023. Dana sebesar USD 3.587.043 dari Green Climate Fund (GCF) tersebut dikelola oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kementerian Keuangan, dan ditujukan untuk mendukung peningkatan tata kelola lingkungan dan mitigasi sektor kehutanan.

Gubernur Sumbar juga telah membentuk Kelompok Kerja Penyelenggara Kegiatan RBP REDD+ melalui SK Gubernur Nomor: 500.4.1/215.1/DISHUT-G.ST/2024, sebagai wujud komitmen terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca.

Direktur Mitigasi Perubahan Iklim KLH, Irawan Asaad, menyebutkan Indonesia telah menerima insentif RBP sebesar USD 103,8 juta dari GCF atas pengurangan emisi 20,3 juta ton CO2eq periode 2014-2016.

Baca Juga  Bencana Sumatera: Korban Tewas Capai 712 Jiwa, Ratusan Masih Hilang

“Dana ini didistribusikan ke berbagai provinsi, termasuk Sumatera Barat yang memperoleh alokasi lebih dari USD 3,5 juta,” jelasnya, Rabu 30 April 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *