KITAINDONESIASATU.COM – Pemimpin Marxis Anura Kumara Dissanayake telah memenangkan pemilihan presiden Sri Lanka. Hal ini menjadi tanda penolakan besar-besaran terhadap elite politik yang dianggap bertanggung jawab atas krisis ekonomi negara tersebut.
Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Sri Lanka pemilu memasuki putaran kedua karena tidak ada kandidat yang memperoleh lebih dari 50% suara di putaran pertama.
Setelah penghitungan suara kedua, Dissanayake dinyatakan sebagai pemenang, mengalahkan presiden petahana Ranil Wickremesinghe.
Kemenangan Dissanayake dari partai sayap kiri Janatha Vimukthi Peramuna (JVP), yang merupakan bagian dari koalisi National People Power (NPP), adalah pencapaian bersejarah bagi partainya.
Sebelumnya, NPP hanya mendapatkan 3% suara dalam pemilihan presiden 2019, dan JVP hanya memiliki tiga kursi di parlemen.
Partai ini pernah dianggap radikal dan tidak dapat dipilih karena keterlibatannya dalam pemberontakan bersenjata di tahun 1980-an.
Namun, situasi ekonomi dan politik yang buruk sejak 2022 telah merusak kepercayaan rakyat terhadap partai-partai yang sebelumnya berkuasa.
Lebih dari dua tahun lalu, Sri Lanka mengalami krisis ekonomi terburuk dalam sejarahnya, dengan cadangan devisa yang hampir habis dan negara mendekati kebangkrutan.
Krisis ini memicu pemberontakan rakyat yang dikenal sebagai aragalaya, yang menumbangkan presiden saat itu, Gotabaya Rajapaksa, dan memaksa keluarganya yang berkuasa untuk mengundurkan diri.
Ranil Wickremesinghe, yang menggantikan Rajapaksa, bertugas memulihkan ekonomi dan merundingkan pinjaman IMF senilai $3 miliar. Namun, kebijakan penghematan yang ia terapkan sangat tidak populer karena dianggap memperburuk kemiskinan, yang meningkat hingga 25%.
Dissanayake dan NPP berhasil menarik banyak pendukung baru dengan kampanye antikorupsi dan janji transparansi, serta meredam retorika Marxis partai mereka.
Dissanayake juga meminta maaf atas kekerasan masa lalu partainya dan menjanjikan reformasi, termasuk negosiasi ulang kesepakatan IMF.- ***
Sumber: The Guardian



