KITAINDONESIASATU.COM– Upaya membangun keluarga sehat, sejahtera, dan berdaya terus digencarkan melalui program Bangga Kencana. Komitmen itu ditunjukkan dalam kegiatan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana bersama Mitra Kerja yang digelar di Balai Desa Bantar Sari Kecamatan Ranca Bungur Kabupaten Bogor, Kamis 28 Agustus 2025 waktu lalu.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Anggota Komisi IX DPR Achmad Ru’yat, Direktur Bina Kesehatan Reproduksi BKKBN Fabiola Tazrina Tazir, Nur Wahyuni selaku PKB Ahli Madya Provinsi Jawa Barat serta Kepala Bidang Pembinaan Keluarga Berencana kabupaten Bogor Lina Yuliana.
Dalam paparannya, Achmad Ru’yat Anggota Komisi IX DPR RI menegaskan bahwa program Bangga Kencana merupakan salah satu strategi penting dalam pembangunan nasional.
“Keluarga menjadi kunci pembangunan bangsa. Karena itu, program Bangga Kencana harus benar-benar menyentuh masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran hidup sehat dan perencanaan keluarga,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin 1 September 2025.
Sementara itu, Fabiola Tazrina Tazir menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai kesehatan reproduksi.
“Kesehatan reproduksi bukan hanya untuk perempuan, tetapi juga melibatkan laki-laki agar tercipta keluarga yang berkualitas,” jelasnya.
Dari Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Nur Wahyuni menambahkan bahwa peningkatan kapasitas petugas lapangan menjadi faktor kunci keberhasilan program.
“SDM yang terampil dan terlatih akan mampu memberikan edukasi lebih efektif kepada masyarakat,” katanya.
Senada dengan itu, Lina Yuliana menyoroti pembinaan keluarga berencana yang kini semakin didukung dengan berbagai inovasi.
“Kami hadir dengan berbagai quick win, mulai dari Taman Asuh Sayang Anak, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Gerakan Ayah Teladan Indonesia, hingga pemanfaatan aplikasi digital seperti Al-Super Apps untuk keluarga,” terangnya.
Nur Wahyuni menegaskan kembali bahwa setiap program harus dirancang sesuai kebutuhan masyarakat.
“Mana yang lebih baik, mana yang terbaik, itulah yang harus diutamakan dalam melaksanakan pembangunan keluarga,” ungkapnya.
Selain itu, BKKBN juga mendorong program Lansia Berdaya sebagai upaya memberi ruang bagi kelompok lanjut usia agar tetap produktif serta berkontribusi dalam keluarga maupun lingkungan sosial.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan program Bangga Kencana semakin dikenal luas dan mampu menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, berdaya, dan berkualitas. (Nicko)



