Dalam proses ini, pemerintah melibatkan berbagai pihak seperti perwakilan Majelis Ulama Indonesia, ahli astronomi, serta lembaga terkait seperti BMKG, BRIN, dan Badan Informasi Geospasial.
Data ilmiah juga didukung oleh observatorium dan tim pemantau hilal di berbagai daerah.
Potensi Perbedaan Awal Ramadan
Tahun ini terdapat kemungkinan perbedaan awal Ramadan karena posisi hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria visibilitas.
Perbedaan metode penentuan antara hisab dan rukyat dapat memunculkan perbedaan awal puasa di sebagian kelompok masyarakat.
Meski demikian, pemerintah mengimbau umat Islam untuk menunggu pengumuman resmi hasil sidang isbat sebagai pedoman nasional.
Sikap saling menghormati juga diharapkan tetap dijaga apabila terjadi perbedaan penetapan.
Link Live Streaming Sidang Isbat Ramadan 2026
Sidang isbat dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Kemenag, Bimas Islam, serta siaran pemantauan hilal yang disiarkan lembaga terkait.
Melalui siaran langsung tersebut, masyarakat dapat mengikuti jalannya sidang hingga pengumuman resmi awal Ramadan 2026 secara real time.(*)


