News

Setahun Genosida di Gaza, 42.000 Nyawa Melayang dan Infrastruktur Hancur

×

Setahun Genosida di Gaza, 42.000 Nyawa Melayang dan Infrastruktur Hancur

Sebarkan artikel ini
FotoJet 19 1
Kehancuran yang mengerikan

KITAINDONESIASATU.COM – Menjelang satu tahun serangan genosida Israel di Gaza, skala kehancuran sangat mengejutkan.

Lebih dari 42.000 jiwa melayang, mayoritasnya adalah anak-anak dan perempuan.

Krisis kemanusiaan semakin parah, sekitar 96.000 orang terluka dan seluruh infrastruktur kesehatan serta pendidikan hancur.

Sekitar 70.000 rumah telah hancur, menyebabkan 1,9 juta orang mengungsi.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa hanya 15 dari 36 rumah sakit yang beroperasi, semuanya dalam kondisi sangat terbatas.
Kekurangan pasokan medis dan serangan terhadap fasilitas kesehatan telah menghalangi akses layanan kesehatan.
Dengan kurangnya air bersih dan sanitasi, Gaza menghadapi risiko kesehatan masyarakat yang serius.

Baca Juga  Geng Bersenjata Tajam Dibekuk Polisi di Jakpus

PBB memperingatkan bahwa hampir 96 persen penduduk Gaza mengalami kerawanan pangan akut, dan lebih dari 495.000 orang dalam kondisi kelaparan parah.

Kerusakan infrastruktur diperkirakan mencapai 18,5 miliar dolar AS, setara dengan 97 persen dari total PDB gabungan Tepi Barat dan Gaza.

Laporan menunjukkan bahwa dua pertiga bangunan di Gaza rusak. Dampak paling besar dirasakan oleh anak-anak, perempuan, dan penyandang disabilitas.
Sekolah-sekolah dan rumah sakit mengalami kerusakan parah, dan 100 persen anak-anak putus sekolah.

Keadaan yang mengerikan ini mencerminkan kegagalan lembaga internasional dalam mencegah kekejaman dan memulihkan kondisi kemanusiaan di Gaza.

Baca Juga  Gaza dalam 15 Bulan Perang, Kehancuran dan Masa Depan Suram

Hal ini tentu memicu kritik dari masyarakat internasional terhadap ketidakberdayaan Dewan Keamanan PBB dalam menghadapi tindakan Israel.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *