News

Seorang Bocah Belasan Tahun Hanyut Saat Mandi Sungai Bahilang Tebingtinggi Sumut

×

Seorang Bocah Belasan Tahun Hanyut Saat Mandi Sungai Bahilang Tebingtinggi Sumut

Sebarkan artikel ini
pencarian korban hanyut
Tim BPBD Tebingtinggi saat melakukan pencarian jasad korban. (ist)

KITAINDONESIASATU.COM -Lagi asik mandi di Sungai Bahilang bersama ketiga temanya, seorang bocah yang masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP), hanyut terbawa arus sungai yang saat itu sedang meluap. Jumat 11 Oktober 2024, sekira pukul 17.30 Wib.

Korban bernama Irfan Ardiansyah Nasution (15), warga Jalan Pinang, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, Provinsi Sumatera Utara. 

informasi yang diterima awak media, kejadian berawal dari pada sore hari , korban bersama ketiga rekannya sedang mandi-mandi di Sungai Bahilang yang saat itu air sungai sedang meluap dikarenakan hujan yang terus mengguyur kota Tebingtinggi.

Baca Juga  Pemprov DKI Kirim 27 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatra

Korban bersama ketiga rekannya, mandi sambil melompat. Namun anehnya, ketiga rekannya nongol ke permukaan, sedangkan korban tidak kelihatan atau hilang terbawa arus derasnya sungai.

Mendapatkan laporan,pihak dari kepolisian Polsek Padang Hulu bersama tim dari BPBD kota Tebingtinggi, langsung bergegas dan terjun ke sungai dengan menggunakan perahu karet dan menyisir aliran sungai bahilang.

 Di lokasi kejadian, mendengar anaknya hanyut terbawa arus sungai yang deras,orang tua korban langsung menangis histeris di pinggiran sungai bahilang, seakan-akan dirinya tak percaya kalau anak sematawangnya hanyut terbawa arus sungai.

Baca Juga  600 Data Statistik Sektoral Provinsi Sumut Tahun 2024 Divalidasi Dinas Kominfo

Menurut keterangan Pejabat Walikota Tebingtinggi Mutaqqin Hasrimi,kepada awak media membenarkan dan mengatakan,hingga ini pemerintah dari dinas BPBD kota Tebingtinggi bersama Barsarnas, Tagana dan TNI, Polri, sedang melakukan upaya pencarian dengan menyisir sungai bahilang,mulai dari tempat pertama kali korban terbawa arus sungai.Kata Pj Walikota.

Hingga saat ini, Sabtu 12 Oktober 2024,Badan Penanggulangan Bencana Daerah kota Tebingtinggi bersama TNI polri di bantu masyarakat, masih terus melakukan pencarian di aliran sungai bahilang. (Lik)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *