KITAINDONESIASATU.COM – Seorang pelajar asal Tangerang, Andika Lutfi Falah (16), meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat dugaan kekerasan saat mengikuti unjuk rasa di Jakarta. Korban diketahui sempat mengalami luka berat di bagian kepala akibat benturan benda tumpul.
Menurut keluarga, Andika pamit untuk pergi ke sekolah pada hari Kamis, 28 Agustus, namun belakangan diketahui ia ikut dalam demonstrasi yang berujung ricuh di kawasan DPR/MPR. Almarhum Andika merupakan siswa kelas 11 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 14 Kabupaten Tangerang
Pihak keluarga baru mengetahui kondisi Andika setelah melihat unggahan di media sosial, yang menunjukkan Andika terbaring kritis di Rumah Sakit Dr. Mintoharjo. Ia ditemukan tanpa identitas diri, sehingga sulit untuk dihubungi.
Setelah dirawat selama tiga malam di ruang ICU, Andika mengembuskan napas terakhirnya pada Senin, 1 September. Pihak keluarga menyatakan ikhlas atas kepergian Andika dan tidak ingin memperkarakan kasus tersebut lebih lanjut.
Kasus ini menambah daftar korban jiwa dalam rangkaian demonstrasi yang terjadi di Jakarta dan beberapa daerah lain, yang memicu keprihatinan banyak pihak, termasuk pemerintah daerah.



