Guna menerobos kendala diatas, di Desa Rimokayu, Tanah Karo, Sumatera Utara, masyarakat setempat didukung perangkat desa sepakat menyelenggarakan pendidikan bahasa Inggris bagi siswa SD, SMP, SMA, di luar jadwal sekolah.
Kegiatan ini lebih bersifat ekstrakulikuler, swadaya, dan berlandaskan partisipasi penduduk di desa tersebut yang menginginkan kemajuan pendidikan putra putrinya.
Pelajar yang mengikuti kursus bahasa Inggris diluar sekolah terdata sebanyak lebih kurang 60 orang, yang dibagi dalam kelas SD, SMP dan SMA serta didukung guru bahasa inggris yang kebetulan berdomisili di desa tersebut bernama Regina.
“Keberadaan kursus ini merupakan wujud niat yang keras serta didukung rasa tanggung jawab orang tua bagi kemajuan putra putrinya. Hal ini juga didukung oleh keinginan penduduk setempat yang saat ini sudah bekerja di luar desa tersebut,” kata tokoh masyarakat Karo yang juga mantan Kapolda Kepri Irjen Pol (Purn) Dr Tabana Bangun SH, M.Si,” kepada kitaindonesiasatu.com, Senin (22/9/2024).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat di daerah di antaranya Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M. Tr. Opsla didampingi Wakapolres Kompol Zulham, S.H., S.Kom., M.H, M.M., Camat Payung Amry Ginting, S.H, Kapolsek Tigandreket AKP. Master. SMT. Purba Tanjung, S.H., M.H., serta unsur pemerintah Desa Rimokayu(tiyo)


Saya Guru Les Bahasa Inggris di Desa Rimokayu.
Terima kasih sudah Mengunggah postingan ini Pak . 😇