KITAINDONESIASATU.COM – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon, menekankan pentingnya peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika sebagai momen refleksi bersama.
Ia berpendapat bahwa peringatan ini harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi pencapaian yang telah diraih serta memastikan bahwa semangat asli yang lahir dari Konferensi Bandung tetap terjaga.
Dalam laporannya saat penutupan Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF) di Nusa Dua, Bali, pada Minggu, 1 Septermber 2024, Fadli Zon mengajak seluruh pihak untuk terus memegang teguh nilai-nilai yang diwariskan oleh Semangat Bandung.
Menurutnya, nilai-nilai ini harus terus menjadi pedoman dalam mendorong pembangunan yang adil dan merata di seluruh negara berkembang.
Fadli juga menegaskan bahwa Konferensi Asia-Afrika bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi merupakan fondasi yang kuat untuk kerja sama global.
Ia menekankan pentingnya solidaritas antara negara-negara Asia dan Afrika sebagai kunci untuk menghadapi tantangan pembangunan yang dihadapi di masa depan.
Lebih lanjut, Fadli menyatakan bahwa peringatan 70 tahun ini harus menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali komitmen terhadap pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Ia menekankan perlunya melanjutkan upaya bersama dalam mengatasi ketidaksetaraan, sesuai dengan semangat yang telah ditanamkan di Bandung.
Mengakhiri laporannya, Fadli menyampaikan harapannya agar semangat Konferensi Asia-Afrika terus menjadi inspirasi bagi generasi mendatang. Ia menekankan bahwa semangat ini bukan hanya milik masa lalu, tetapi juga merupakan kunci untuk mencapai masa depan yang lebih adil dan merata bagi semua.- ***


