News

Seleksi Direksi Tirta Pakuan Dibuka, DPRD Bogor Ingatkan Bahaya Tarik-Menarik Kepentingan

×

Seleksi Direksi Tirta Pakuan Dibuka, DPRD Bogor Ingatkan Bahaya Tarik-Menarik Kepentingan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260108 WA0046
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Ahmad Rifki Alaydrus, menegaskan pentingnya profesionalisme, integritas, dan transparansi dalam seleksi direksi Perumda Tirta Pakuan (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Panitia Seleksi (Pansel) resmi membuka seleksi Calon Direktur Administrasi dan Keuangan, Direktur Pelayanan dan Bisnis, serta Direktur Operasional Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor untuk masa jabatan periode 2026–2031.

Pembukaan seleksi jabatan strategis di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Bogor. Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Ahmad Rifki Alaydrus, menilai proses ini sebagai momentum penting untuk memperkuat tata kelola Perumda Tirta Pakuan agar semakin profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Komisi II DPRD Kota Bogor memandang proses pengisian jabatan strategis di Perumda Tirta Pakuan sebagai momentum penting untuk memperkuat tata kelola BUMD. Yang utama bukan siapa orangnya, tapi bagaimana kapasitas, integritas, dan rekam jejak profesionalnya,” ujar Rifki Alaydrus.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menegaskan, Perumda Tirta Pakuan merupakan perusahaan daerah yang mengelola layanan vital bagi masyarakat, sehingga pengisian jabatan direksi harus dilakukan secara transparan, objektif, dan berbasis kompetensi.

“Tirta Pakuan mengelola layanan vital masyarakat, sehingga posisi strategis di dalamnya harus diisi secara transparan, objektif, dan berbasis kompetensi. Kami tidak ingin BUMD ini dijadikan ruang tarik-menarik kepentingan, karena dampaknya langsung dirasakan warga,” tegasnya.

Baca Juga  Gulkarmat Jakarta Pusat: Kebakaran di Mangga Besar Sudah Padam

Menurut Rifki, Komisi II DPRD Kota Bogor berkomitmen untuk mengawal seluruh tahapan seleksi agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan terbebas dari intervensi pihak mana pun.

“Komisi II akan mengawal proses ini agar berjalan sesuai aturan, bebas intervensi, dan menghasilkan pimpinan yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan, kualitas layanan air bersih, serta kontribusi positif bagi daerah,” katanya.

Ia menekankan bahwa prinsip utama dalam pengelolaan BUMD adalah profesionalisme. Jabatan direksi, lanjut Rifki, bukan sekadar posisi kekuasaan, melainkan tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Baca Juga  Pelayanan Perpanjangan SIM Keliling Kota Padang Hari Selasa 3 Maret 2026

“Prinsipnya jelas, BUMD harus dikelola secara profesional. Jabatan strategis bukan soal kekuasaan, tapi tanggung jawab pelayanan publik,” pungkasnya.

Dengan dibukanya seleksi ini, diharapkan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dapat dipimpin oleh jajaran direksi yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Bogor ke depan. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *