KITAINDONESIASATU.COM – Pengamat ekonomi dan politik, Faisal Basri meninggal pada Kamis, 5 September 2024, pukul 03.50 WIB di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta. Ekonom senior itu berpulang ke Rahmatullah pada usia 65 tahun.
Faisal Basri adalah seorang ekonom dan pengamat politik yang dikenal karena keberaniannya dalam mengkritik pemerintah.
Konsistensinya dalam memperjuangkan kebenaran membuatnya ditunjuk oleh Menteri ESDM Sudirman Said pada 2014 sebagai Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas.
Tugasnya adalah mereformasi sektor energi dan memberantas mafia migas.
Namun, karena ruang geraknya terbatas, Faisal memilih mundur setelah masa jabatannya berakhir.
Meski begitu, pada 2015, ia kembali dipercaya untuk membantu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam memberantas mafia perikanan dan ilegal fishing.
Selain karir di pemerintahan, Faisal Basri juga aktif sebagai dosen ekonomi politik di Universitas Indonesia. Sebagai aktivis, Faisal pernah mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta pada 2012, meski kalah dari Joko Widodo.
Namun, kekalahannya tidak menghentikan kritiknya terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro-rakyat dan berpotensi korup.
Lahir di Bandung pada 6 November 1959, Faisal merupakan keponakan dari Wakil Presiden RI Adam Malik. Masa kecilnya dihabiskan di Bandung sebelum pindah ke Jakarta.
Ia menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Jakarta, lalu melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia. Semasa kuliah, ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan mahasiswa.
Kariernya sebagai peneliti dimulai pada 1981 di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) UI, hingga akhirnya menjadi direktur.
Faisal juga berperan dalam pendirian Partai Amanat Nasional (PAN) pada 1998, namun kemudian keluar karena perbedaan pandangan dengan ketua umum, Amien Rais. Di berbagai posisi yang diembannya, Faisal tetap mempertahankan sikap kritis dan independen, terutama dalam memperjuangkan keadilan sosial dan ekonomi.
Beliau adalah salah seorang keponakan dari mendiang Wakil Presiden RI Adam Malik. Faisal Basri menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (1985) dan meraih gelar Master of Arts bidang ekonomi di Vanderbilt University, Nashville, Tennessee, Amerika (1988).
Karirnya sebagai akademisi dimulai dari Pengajar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia untuk mata kuliah Ekonomi Politik, Ekonomi Internasional, Ekonomi Pembangunan, dan Sejarah Pemikiran Ekonomi (1981-sekarang). Beliau juga merupakan pengajar pada Program Magister Akuntansi (Maksi), Program Magister Manajemen (MM), Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Pembangunan (MPKP), dan Program Pascasarjana Universitas Indonesia (1988-sekarang).
Beliau juga pernah diamanatkan menjadi Ketua Jurusan ESP (Ekonomi dan Studi Pembangunan) FEBUI (1995-1998), Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Jakarta (1999-2003), Pendiri Institute for Development of Economics & Finance (INDEF) (1995-2000).
Semoga almarhum diterima di sisiNya. Aamiin.- ***


