KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan tunggal menimpa mobil Grand Livina B 1980 HO terjebur ke dalam sungai dekat sebuah jembatan Jalan Desa Sugihwaras, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jumat (2/5/2025) dini hari sekitar pukul 01:45 WIB.
Dalam kecelakaan ini seorang ditemukan meninggal dunia dan teridentifikasi bernama Dian Wilda Aulia (21) warga Bogo, Kecamatan Nganjuk Kota.
Hingga saat ini petugas BPBD melakukan pencarian korban di sekitar sungai yang merupakan lokasi mobil terjebur ke dalam sungai.
Petugas kepolisian melalui Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktaviani belum bisa memastikan apakah ada korban lain atau tidak.
Yang pasti dari hasil pencarian dari petugas BPBD ditemukan seorang pria, namun petugas terus melakukan pencarian dan penggalian data ke pihak keluarga.

Karena sejauh ini pihak kepolisian juga belum bisa memastikan apakah ada korban lain selain yang sudah ditemukan sebelumnya itu.
Sementara proses evakuasi kendaraan telah selesai dilakukan dan sudah berhasil diangkat ke daratan setelah terjebur ke dalam sungai di lokasi kecelakaan.
Petugas kepolisian saat ini sedang menelusuri ke pihak keluarga apakah korban berkemudi ada teman lainnya atau tidak.
Sementara menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan kecelakaan tunggal menimpa mobil Grand Livina yang terjebur ke sungai di Jalan Desa Sugihwaras Kecamatan Bagor, Nganjuk terjadi pada dinihari.
Menurut informasi kendaraan berwarna abu-abu itu diduga dikemudikan oleh Dian Wilda Aulia melaju dari arah timur ke arah barat.
Di tengah perjalanan korban diduga kurang konstrasi dan tidak menguasai medan di jalan tersebut, hingga kendaraan menghantam pohon di pinggir jalan.
Setelah menabrak pohon mobil kemudian terperosok ke dalam sungai hingga terjebur dan masuk ke dalam air yang cukup dalam.
Menurut AKP Ivan Danara mobil Livina itu seharusnya melaju lurus kemudian masuk dan melintasi jembatan Sugihwaras itu..
Namun dari hasil pemeriksaan sementara pengendara justru masuk ke kiri kemudian menabrak pohon dan langsung terperosok dan masuk ke dalam air sungai.
“Harusnya lurus, itu kalau lurus yang bersangkutan itu akan melalui jembatan. Namun beliau korban ini masuk ke kiri nabrak pohon langsung terpelosok ke dalam,” ujar Ivan Danara kepada wartawan di Nganjuk.
Dari hasil olah tempat kejadian perkaran menyebutkan insiden ini merupakan kasus kecelakaan tunggal, namun belum diketahui apakah masih ada penumpang lain selain korban yang sudah ditemukan.
Dari isu yang beredar di dalam mobil terdapat lebih dari satu korban dalam kecelakaan itu, oleh karena itu polisi kini sedang menelusuri ke pihak keluarga korban untuk mencari kepastian jumlah penumpang di dalam mobil itu. **


