KITAINDONESIASATU.COM – Arab Saudi menyatakan kecaman keras terhadap serangan militer Israel yang ditujukan pada fasilitas militer di Iran.
Melalui pernyataan yang disampaikan pada Sabtu (26/10), Kementerian Luar Negeri Saudi menegaskan bahwa serangan ini merupakan “pelanggaran terhadap kedaulatan Iran” serta sebuah tindakan yang bertentangan dengan hukum internasional.
Saudi juga menggarisbawahi bahwa eskalasi konflik di kawasan tersebut dapat membahayakan keamanan dan stabilitas regional.
Saudi menekankan bahwa konflik yang semakin meningkat tidak hanya merugikan kedua negara yang berseteru, tetapi juga mengancam stabilitas di seluruh kawasan Timur Tengah.
Pemerintah Saudi mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik ini agar menahan diri dan mengambil langkah-langkah konkret untuk mencegah ketegangan lebih lanjut.
Sebagai bentuk upaya diplomatik untuk menjaga perdamaian, Saudi meminta adanya “upaya segera dan aktif untuk menurunkan intensitas ketegangan” di wilayah tersebut.
Pernyataan ini menjadi sinyal peringatan bagi negara-negara besar yang berpengaruh di Timur Tengah untuk bertindak dan mencari solusi damai, sehingga konflik tidak semakin meluas dan berdampak negatif bagi keamanan global.
Menanggapi serangan dari Israel ini, pemerintah Iran memberikan pernyataan tegas bahwa mereka siap untuk membalas “agresi” tersebut.
Iran menganggap serangan ini sebagai tindakan provokatif yang melanggar integritas wilayahnya dan menyatakan kesiapan penuh untuk merespons dengan kekuatan yang diperlukan.
Konflik ini menambah ketegangan di kawasan yang telah lama bergejolak, dengan kedua negara saling bersitegang dalam berbagai isu politik dan militer.
Arab Saudi, sebagai negara berpengaruh di kawasan, terus mendesak penyelesaian damai dan mempertahankan posisinya sebagai penengah dalam berbagai konflik regional. Namun, dengan ketegangan yang terus meningkat, solusi damai tampak semakin sulit dicapai.- ***
Sumber: Ahramonline


