News

Satu Kematian, Dua Luka Parah di Ponorogo Terpeleset dan Hindari Jalan Rusak

×

Satu Kematian, Dua Luka Parah di Ponorogo Terpeleset dan Hindari Jalan Rusak

Sebarkan artikel ini
evakuasi ponorogo
Relawan mengevakuasi jenazah warga Ngebel yang terpeleset di tebing hingga meninggal dunia.

KITAINDONESIASATU.COM – Selama dua hari ini di wilayah Ponorogo terjadi satu kematian dan luka-luka parah akibat kecelakaan terjadi pada Minggu (1/12/2024) dan Senin (2/12/2024).

Kematian dan luka parah yang terjadi selama dua hari itu terjadi akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Minggu (1/12/2024) dan dugaan terpeleset dari ketinggian dan terjatuh di bawah tebing, Senin (2/12/2024).

Korban luka-luka parah akibat kecelakaan lalu terjadi di Jalan Raya Siman tepatnya Tempoe Heritage, Jl Raya Siman, Ponorogo Minggu (1/12/2024) malam 19:30 WIB.

Kecelakaan dialami Khiurul Anwar warga Desa Bancar Bungkal dengan mengendarai Honda Beat AE 2014 SG bertabrakan dengan Sunarji warga Kaponan, Mlarak mengendarai Vario AE 3167 TF.

Peristiwa kecelakaan terjadi pada malam pukul 19:30 WIB, dua pengendaraan yang bertabrakan menghindari jalan berlubang hingga luka parah.

BERITA PONOROGO LAINNYA: Tak Bisa Berenang Pelajar Ponorogo Tenggelam di Trenggalek Saat Pindah Posisi Memancing

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan kedua pengendara melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi di ruas Jalan Raya Siman.

Sementara kecelakaan terjadi lantaran salah satu pengendara kurang perhitungan dalam menghindari jalan berlubang hingga keduanya bertabrakan adu banteng.

Akibat kecelakaan itu korban mengalami luka para bagian kepala dialami Sunarji sementara Khoirul Anwar mengalami luka tangan dan pelipis mata.

AKP Nanang Budianto, Kapolsek Siman mengatakan kondisi jalan Siman-Jabung terjadi banyak lubang sehingga para pengendara perlu waspada dan berhati-hati.

Sementara Kecelakaan kedua pada hari Senin (2/11/2024) dialami seorang warga Wlingi, Ngebel, Kabupaten Ponorogo yang ditemukan sudah tidak bernyawa di bawang tebing tak jauh dari rumahnya malam pukul 19:00 WIB.

Korban diketahui bernama Sunarno (58) itu diduga terpeleset saat mencari karyu bakar dan rumput untuk pakan ternaknya.

Setelah diperiksa Polisi menemukan pecahan bongkahan batu tebing yang baru longsor setinggi 200 meter dengan kemiringan 80 derajat.

Sebelumnya korban juga berpamitan pada pukul 14:00 WIB mencari rumput dan kayu bakar di hutan, namun hingga malam korban tidak kunjung pulang.

Mengetahui Sunarno tidak segera pulang hingga malam hari, keluarga akhirnya melaporkan ke Polsek Ngebel, hingga akhirnya dilakukan pencarian dan akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *