Melalui teknologi tersebut, kamera selfie ditempatkan di balik panel layar sehingga tidak memerlukan lubang kamera yang terlihat. Hasilnya, layar bagian dalam ponsel lipat dapat tampil lebih luas tanpa gangguan visual ketika pengguna membaca, menonton video, atau menjalankan aplikasi.
Namun, Samsung mengubah pendekatannya pada Galaxy Z Fold 7 yang meluncur pada 2025. Perangkat tersebut kembali menggunakan kamera depan dengan desain punch-hole, yakni lubang kecil pada layar untuk menempatkan sensor kamera.
Perubahan itu diperkirakan berkaitan dengan upaya meningkatkan kualitas foto selfie. Kamera di bawah layar memiliki tantangan tersendiri karena cahaya harus melewati lapisan panel sebelum mencapai sensor, sehingga kualitas gambar dapat terpengaruh.
Kini, setelah beberapa generasi menggunakan kamera berlubang, Samsung dikabarkan kembali mempertimbangkan teknologi kamera tersembunyi untuk perangkat lipat berikutnya.
Desain Tipis Tetap Dipertahankan
Bocoran yang beredar juga menyebut perangkat lipat Samsung mendatang akan memperoleh pembaruan besar pada bagian internal. Meski begitu, perubahan tersebut diklaim tidak akan membuat desain keseluruhan maupun ketebalan perangkat berubah secara drastis.
Ketebalannya diperkirakan mencapai 3,9 milimeter ketika perangkat dibuka dan sekitar 7,9 milimeter saat dilipat.



