KITAINDONESIASATU.COM – Terkait tiga korban tewas kebakaran di Cafe & Homestay Mahkota Love Garden Babat, Lamongan hingga kini polisi belum berhasil mengungkap identitas korban, Senin (10/2/2025).
Tiga korban belum bisa teridentifikasi Lantara seluruh korban mengalami kebakaran 100 persen, bahkan tiga korban hangus terbakar.
Namun menurut informasi yang berkembang tiga korban tewas dalam kondisi hangus terbakar dengan identitas seorang wanita dan dua orang pria.
Bahkan informasi yang berkembang identitas korban perempuan diketahui bernama Devi Nuraeni (22), yang berhubungan kuat dengan identitas yang ditemukan dan masih terbaca.
Identitas yang ditemukan itu beralamat Pemalang, Jawa Tengah, namun polisi belum bisa memastikan jenis kelamin ketiga korban tewas dan identitas yang ditemukan itu.
Kebakaran Mahkota Cafe Love Garden Lamongan, Dua Korban Dalam Posisi Saling Bertindihan
Sementara dua jenazah pria, salah satunya diduga satu kamar dengan Devi Nuraeni, belum teridentifikasi, lantaran dalam kondisi hangus terbakar, begitu pula dengan identitasnya.
Namun jika dikaitkan dengan unggahan video yang beredar di sosial media, ditemukan dua korban yang hangus terbakar saling tindih berhimpitan terlentang di lantai diduga ada Devi dan rekan prianya itu.
Namun dalam unggahan tidak jelas posisi korban apakah di dalam satu kamar atau sudah di luar kamar, karena kondisinya sudah hangus terbakar semuanya.
Tubuh kedua korban terlentang di lantai dengan kondisi hangus terbakar, kedua jenazah ditemukan dalam keadaan tertumpuk di lantai yang sudah hangus terbakar.
Dalam unggahan itu seorang petugas sedang membersihkan kotoran-kotoran yang hangus terbakar hitam di sekitar lantai sebuah ruangan.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid kepada wartawan, Senin (10/2/2025) mengatakan yang bisa sampaikan keberadaan tiga jenazah, sedang untuk lain-lain masih menunggu hasil identifikasi Biddokkes Polda Jatim.
Tiga Korban Tewas Kafe Terbakar di Lamongan diduga Terjebak Api Saat Akan Menyelamatkan Diri
Seperti diberitakan sebelumnya peristiwa kebakaran kafe dan homestay milik salah satu pengusaha warga Surabaya ini mengejutkan warga yang sedang terlelap tidur.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan seorang warga mendengar suara kretek-kretek dari arah kafe, seperti suara air tandon tumpah.
Mendengar suara itu saksi kemudian keluar dan melihat api sudah membesar dan membumbung tinggi membakar kafe.
Saksi yang melihat peristiwa itu segera berlari mendekati dan meneriaki para penghuni mess yang ada di kafe dan homestay itu.
Kemudian sekitar pukul 03:52 WIB pemilik kafe menghubungi Polsek Babat yang selanjutnya menghubungi petugas Damkar Babat.
Sekitar 04:05 WIB petugas Damkar dan Polsek Babat tiba di lokasi kejadian dan langsung memadamkan api mengerahkan 4 armada mobil Damkar dan 1 unite potable.
Selain menewaskan 3 orang, kebakaran juga mengalami kerugian materiil yang jumlahnya mencapai Rp500 juta.
Tim Bid Labfor Polda Jatim hingga saat ini terus melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan proses identifikasi korban. **


