KITAINDONESIASATU.COM – Dua kecelakaan mengerikan terjadi di wilayah Kabupaten Gresik dalam semalam menewas seorang pemotor dan luka parah, Sabtu (10/5/2025) dini hari.
Kecelakaan pertama terjadi Sabtu malam pukul 23:00 WIB di Jalan Raya Balongpanggang di depan kantor telkom Balongpanggang Gresik.
Dalam kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan pengendara motor Mega Pro W 6405 ZR dengan Honda CB F 5491 WV terlibat tabrak belakang kedua sepeda motor tersebut.
Mega Pro yang dikendarai Mahendra melaku dari barat ke timur, di tengah perjalanan ditabrak dari belakang pengendara Honda CB Abdul Muchlis yang berada di belakangnya.
Peristiwa tabrak belakang ini korban Abdul Muchlis mengalami luka parah dibagian kepala hingga tempurung kepala retak, sementara pengendara mahendra hanya luka lecet di bagian kaki.
Kedua korban langsung dilarikan ke RS Wates Husada untuk perawatan medis, hingga saat ini korban Abdul Muchlis langsung mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Balongpanggang AKP Windu mengatakan kasus kecelakaan telah dilimpahkan ke Satlantas polres Gresik, ia pun menghimbai kepada para pengguna jalan agar peduli dan waspada dengan situasi kendaraan di sekitarnya saat berkendara di jalan.
Sementara kecelakaan kedua terjadi di Jalan Raya Kedunganyar, Wringinanom, Kabupaten Gresik dihari yang sama terjadi sekitar pukul 03:00 WIB, Sabtu (10/5/2025).
Dalam kecelakaan ini bus menabrak sepeda motor hingga menyebabkan seorang pengendara motor Khamid Kharidho (19) warga Binangun, Kecamatan Watumalang, Wonosobo meninggal dunia.
Saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor honda Supra 125 S 6242 OBJ setelah ditabrak bus Hino W 7009 UB yang keluar dari garasi dikemudikan Rudi Atmojo (41) warga Tanjungsari, Taman, Sidoarjo.
Saat itu bus Hino hendak menyerang ke jalan raya menuju arah barat dengan kecepatan pelan, namun saat melintas bus tidak memprioritaskan pengendara di jalan utama.
Pengendara sepeda motor Khamid yang mengendarai sepeda motor melaju dari arah samping tiba-tiba menghantam bus yang keluar dari garai hingga terjadi tabrakan.
Benturan keras pengendara sepeda motor menghantam bus terpental dan terjatuh ke aspal mengalami korban luka parah hingga akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Banyaknya kecelakaan yang terjadi di wilayah Gresik membuat keprihatinan Satlantas Polres Gresik hingga sekarang gencar melakukan edukasi kepada masyarakat.
Bahkan petugas Satlantas Polres Gresik juga melakukan pemasangan banner berupa himbauan edukatif kepada masyarakat di lokasi yang rawan terjadi kecelakaan.
Salah satunya pemasangan banner bertema Bahaya Menyalip dari Sebelah Kiri di pasang di sepanjang Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.
Polisi pun berharap dengan adanya pemasangan papan edukasi ini dapat menekan angka kecelakaan di wilayah Gresik yang sering terjadi.
Banner himbauan dipasang di titik-titik strategis yang selama ini dikenal rawan pelanggaran lalu lintas, khususnya aksi menyalip dari kiri yang kerap membahayakan pengguna jalan lain. **


