KITAINDONESIASATU.COM- Aktivitas memasak yang seharusnya menjadi rutinitas pagi berubah menjadi kepanikan, setelah sebuah rumah makan Padang di Kampung Sarigading, RT 04 RW 07, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, ludes dilalap si jago merah. Kebakaran hebat tersebut terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 09.30 WIB pagi.
Peristiwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji yang berada di area dapur rumah makan. Api dengan cepat membesar dan menyebar, sehingga menghanguskan hampir seluruh bangunan dalam waktu singkat.
Menurut Riful, salah satu pegawai rumah makan Padang, peristiwa itu bermula saat dirinya tengah melakukan aktivitas memasak di dapur. Saat itu, ia mencium bau gas yang berasal dari salah satu tabung elpiji lainnya.
“Saya lagi masak, terus ada bau gas dari tabung lainnya. Pas saya mau cabut regulatornya, api langsung menyambar dan membesar,” ucap Riful.
Riful menambahkan, kondisi dapur yang minim ventilasi udara membuat api semakin cepat menyebar dan sulit dikendalikan. Kurangnya sirkulasi udara menyebabkan panas terperangkap di dalam ruangan, sehingga api dengan mudah membesar.
“Ya memang tidak ada ventilasi udara di area dapur jadi api cepat menyebar,” katanya.
Mendapat laporan kebakaran, petugas pemadam kebakaran segera menuju lokasi kejadian. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api dan mencegah kobaran api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materi yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan penggunaan tabung gas elpiji, khususnya di area dapur rumah makan, serta perlunya ventilasi udara yang memadai guna meminimalkan risiko kebakaran. (Nicko)



