Berita UtamaNews

RK: Gubernur Jakarta Sefrekwensi dengan Presiden, Jakarta Maju Berlipat-lipat

×

RK: Gubernur Jakarta Sefrekwensi dengan Presiden, Jakarta Maju Berlipat-lipat

Sebarkan artikel ini
Deklarasi Cagub/Cawagub DKI Jakarta Ridwan Kamil dan Suswono berlangsung meriah
Deklarasi Cagub/Cawagub DKI Jakarta Ridwan Kamil dan Suswono berlangsung meriah

Sebelumnya, Ridwan Kamil dari Partai Golkar dipasangkan dengan Cawagub Suswono, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PKS, berjanji akan bersinergi dengan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.

Mantan Gubernur Jawa Barat ini pernah merasakan kesulitan bekerjasama dengan kepala daerah lain, dalam menjalankan suatu program, karena ego kewilayahan.

“Dengan undang-undang Jakarta yang baru nanti. Wapres akan mengkoordinasikan  wilayah aglomerasi. Wapres akan jemput bola. Sehingga, nantinya, Jakarta tidak akan kesulitan bila berhubungan dengan provinsi lain, semisal Jawa Barat,” ucapnya.

Hal tersebut dibenarkan Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus. “Makanya kenapa Mas Gibran diundang dalam deklarasi ini? Itu karena berkaitan dengan kerja-kerja Gubernur Jakarta nantinya,” katanya.

Dia katakan, Gibran setelah keluar dari PDIP tidak ada kaitannya dengan Parpol Golkar, misalnya. “Mas Gibran itu posisinya netral,” tuturnya.

RK yang akrab dipanggil Kang Emil ini berjanji bila terpilih, ke depan ia akan selalu berkoordinasi dengan wakil Presiden terpilih. “Banyak yang harus dikerjakan di Jakarta,” ujarnya.

Antara lain, lanjutnya, mengatasi banjir, kemacetan, iklim atau polusi yang kian mengkuatirkan. Tak hanya itu, ia juga ingin anak-anak Jakarta bisa bermain di ruang terbuka.

Oleh karenanya, dia berjanji bakal membangun ruang terbuka hijau dengan memaksimalkan ruang yang ada di Jakarta.

“Saya betul-betul akan kerja keras karena saya punya anak kecil, saya tidak mau anak-anak di Jakarta bahagianya hanya di shopping mall saja,” lanjut Ridwan Kamil.

RK-Suswono maju di Pilkada Jakarta dengan diusung oleh 12 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Jakarta Baru, Jakarta Maju.

Ke-12 partai politik itu, yakni, Partai Gerindra, Partai Golkar, PKS, Partai Nasdem, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Lalu, ada bendera Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Perindo, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kang Emil berterimakasih kepada Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. “Saya ini berangkat dari Partai Golkar, sementara yang mendukung dan mengusung saya dari Gerindra. Karena itu, saya amat berterima kasih kepada Ahmad Muzani,” katanya. (Aris MP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *