KITAINDONESIASATU.COM – Kota Batu dan Malang menjadi tujuan wisatawan luar kota yang memanfaatkan liburan Natal dan momentum tahun baru 2026.
Namun Kota Batu memang menjadi tujuan utama mereka dalam momentum itu, mengingat udara di kota penghasil apel ini udaranya jauh lebih sejuk.
Dalam momentum liburan Nataru ribuan kendaraan roda empat mengarah ke Kota Batu melalui Exit Tol Singosari, Kabupaten Malang, meskipun sebagian juga mengara ke kiri Kota Malang.
Data dari Polre Kota Batu menyebut terjadi lonjakan kendaraan sejak pagi hari hingga sore ini yang mengarah ke Kota Batu, melalui exit tol Singosari hingga menimbulkan kemacetan panjang di ruas jalan itu.
“Sejak pukul 08:00 hingga 09:00 saja sudah ada 1.100 kendaraan yang mengarah ke Kota Batu melalui exit tol Singosari,” kata Kabag Ops Polres Batu, Kompol Anton Widodo kepada wartawan, Kamis (25/12/2025).
Sementara suasana lalu lintas di Kota Batu hingga siang tadi terpantau lancar dan belum terlihat terjadinya kemacetan panjang di ruas jalanan Kota Batu.
Menurut Kompol Anton saat ini memang belum puncak kunjungan wisatawan, diperkirakan akan terjadi puncaknya pada tanggal 29-31 Desember 2025 mendatang.
Pada tahun 2024, Kota Batu mencatat kunjungan wisatawan sekitar 10,8 hingga 11 juta jiwa, didominasi wisatawan domestik (sekitar 10,88 juta) dan sebagian kecil mancanegara (sekitar 19-241 ribu).
Dari jumlah itu rata-rata pengeluaran harian mencapai Rp1,9 juta per wisatawan dan lama tinggal sekitar 2,1 hari, jauh melampaui target awal tahun 2024 namun di bawah target ambisius 12 juta jiwa yang sempat disebut.
Sementara Pemerintah Kota Batu sendiri melalui Dinas Pariwisata (Disparta) menargetkan jumlah kunjungan selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 sekitar 11 juta wisatawan. **

