KITAINDONESIASATU.COM – Massa aksi Reuni Akbar 212 kembali berkumpul di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin (2/12/2024).
Acara yang telah menjadi agenda rutin ini dihadiri oleh ribuan umat Islam dari berbagai penjuru wilayah.
Dalam acara ini, Rizieq Shihab, yang dikenal sebagai Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), dijadwalkan hadir dan berpartisipasi dalam berbagai rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh panitia.
Wakil Ketua Reuni 212, Buya Husein, mengonfirmasi bahwa acara ini merupakan agenda resmi Reuni Akbar 212 yang diisi dengan serangkaian kegiatan keagamaan, seperti doa bersama, shalat tahajud, dan salawat.
Husein menambahkan bahwa acara ini akan berlangsung sejak pukul 03.00 WIB hingga 08.00 WIB.
“Benar, itu agenda resmi Reuni Akbar 212,” ujar Buya Husein pada Minggu (1/12/2024).
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Rangkaian acara di Reuni Akbar 212 ini meliputi shalat tahajud bersama yang diikuti oleh para peserta, diikuti dengan bacaan salawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, acara juga akan diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Rizieq Shihab.
“Insya Allah Habib Rizieq, imam besar umat Islam, akan hadir bersama umat dalam acara reuni akbar 212 di Monas,” tambah Buya Husein.
Di akhir acara, Rizieq Shihab dijadwalkan akan memberikan tausiyah dan kemudian ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.
Sebagai langkah untuk menjaga kelancaran acara dan memastikan keamanan peserta, pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai pengamanan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menyatakan bahwa sebanyak 2.486 personel kepolisian akan diterjunkan untuk mengamankan jalannya Reuni Akbar 212.
“Kekuatan personel pengamanan sebanyak 2.486 personel,” ujar Susatyo pada Minggu (1/12/2024).
Personel ini akan berjaga di sejumlah titik strategis untuk memastikan acara berlangsung dengan tertib dan aman bagi semua pihak.
Pihak kepolisian juga akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Monas yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi kerumunan massa.
Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan yang bisa terjadi akibat banyaknya peserta yang hadir.
Pengguna jalan yang biasa melintas di sekitar Monas diminta untuk mencari jalur alternatif dan menghindari area yang menjadi pusat kegiatan Reuni Akbar 212 demi kelancaran arus lalu lintas.
Selain kegiatan keagamaan, acara ini juga menjadi simbol kebersamaan umat Islam dalam memperingati dan menguatkan persatuan.
Meskipun ada kekhawatiran terkait potensi kerumunan yang besar, pihak penyelenggara dan aparat keamanan berusaha untuk memastikan bahwa acara berlangsung aman dan lancar tanpa mengganggu aktivitas publik lainnya.
Bagi banyak umat Islam, Reuni Akbar 212 bukan hanya sekadar acara keagamaan, tetapi juga merupakan wadah untuk menegaskan kembali komitmen terhadap nilai-nilai agama dan solidaritas umat.
Rizieq Shihab, sebagai tokoh sentral dalam kegiatan ini, juga menjadi simbol penting bagi mereka yang berjuang mempertahankan nilai-nilai Islam di tengah tantangan zaman.
Dengan adanya pengamanan yang ketat dan rekayasa lalu lintas yang disiapkan, diharapkan acara Reuni Akbar 212 dapat berlangsung dengan lancar, tanpa menimbulkan gangguan berarti terhadap aktivitas di sekitar Monas dan Jakarta pada umumnya.- ***

