KITAINDONESIASATU.COM – Wilayah Kabupaten Gresik belakangan ini digemparkan adanya tiga peristiwa kecelakaan maut hingga memakan korban 9 nyawa melayang.
Tiga peristiwa itu terjadi pada Selasa (8/4/2025) kemudian pada Rabu (9/4/2025) dan Kamis (10/4/2025) dua kejadian di atas terjadi karena kecelalakaan KA dan truk, warga tewas ditabrak KA serta kecelakaan yang mengerikan, melibatkan mobil Isuzu Panther bertabrakan dengan bus Rajawali menewaskan 7 orang.
Dua Wisatawan Tewas Terseret Ombak Pantai Klayar Pacitan, Simak Video Dramatisnya
Tentu rentetan kecelakaan ini harus menjadi perhatian kita semua saat berkendara di jalanan agar tetap waspada, dari tiga peristiwa maut itu terjadi akibat human error atau kesalahan manusia.
Kecelakaan pertama terjadi Selada, 8 April 2025 melibatkan KA Commuter Line Jenggala dengan truk trailler bermuatan kayu gelondongan besar hingga, akibatnya seorang meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) II Jl Darmo Sugondo Kelurahan Tenggulun, Kecamatan Kebomas, Kabupaten gresik pukul 18:35 WIB, menewaskan asisten Masinis Abdullah Ramdan.
Kecelakaan terjadi saat sebuah truk bermuatan gelondongan kayu besar menyeberang diperlintasan, ekor kendaraan yang mengangkut gelondongan katu belum sepenuhnya keluar dari jalur rel KA.
Truk jendak masuk ke Jl Kapten Damo Sugondo sehingga kayu masih menjulang di tengah perlintasan meskipun bodi truk sudah hampir keluar rel.
Dari arah samping melaju KA Commuter Jenggala dengan kecepatan penuh, masinis sudah memberikan isarat klakson panjang dari kejauhan, namun truk mengaku tak mendengar, truk tidak segera bergerak mengindari perlintasan KA.
Hingga akhirnya tabrakan tak terhindarkan bagian ruang kemudi KA Jenggala hancur hingga menewaskan seorang asisten Masini dan melukai Masinis KA Jenggala, Purwo Pranoto.
Sementara kecelakaan yang kedua kembali terjadi pada Rabu, 9 April 2025 menewaskan seorang warga bernama Ahmad Muslik (55) warga Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.
Peristiwa itu terjadi pada pagi buta sekitar pukul 04:52, korban diketahui hendak pergi ke tambak, namun korban disambar KA di perlintasan KA Pandalungan di perlintasan KA KM 201+0/1 Desa Duduksampeyan, Gresik.
Korban tewas di tempat kejadian perkara setelah berjalan terlalu memet dengan rel KA sehingga ketika KA Pandalungan sedang melintas korban terserempet dan meninggal dunia seketika.
Peristiwa berikutnya kembali terjadi pada Kamis, 10 April 2025 pagi terjadi di ruas Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik menewaskan 7 orang meninggal, melibatkan Isuzu Panther vs Bus Rajawali Indah.
Acara Trans 7 Jumat, 11 April 2025: ada Makan Receh, Pasti Obrolan Viral hingga Misteri Dunia
Kecelakaan terjadi dipicu adanya mobil Panther yang mengalami selip ban dan oleng ke kanan dan ditabrak Bus Rajawali Indah yang melaju dari arah berlawanan.
Dari tujuh korban meninggal dunia, empat orang di antaranya meninggal di tempat kejadian perkaran dan tiga orang lainnya meninggal setelah dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik.
Dari korban meninggal salah satu di antaranya, Muhammad Aqib (27) adalah calon jemaah umroh yang hendak berangkat ke tanah suci Makkah melalui Bandara Internasioal Juanda, Sidoarjo.
Sementara sisanya ada kerabat Muhammad Aqib yang hendak menghantarkan perjalanan umroh keluarganya dari Bandara Juanda Sidoarjo.
Menurut penuturan kondektur Bus Rajawali Indah, Eko Prakoso menyebut mobil Panther diduga mengalami selip ban saat melintas di jalan kemudian oleh ke jalur berlawanan.
Di saat bersamaan dari arah berlawanan melaju Bus Rajawali Indah S 7707 UA dikemudikan Suwarno warga Tuban, Jawa Timur.
Acara Trans TV Jumat, 11 April 2025: Bioskop TransTV Ambush Al Kameen dan The Outpost
Saat itu sang kondektur berada di tengah usai menarik uang dari penumpang, tiba-tiba penumpang berteriak dan ternyata terjadi kecelakaan.
Mobil Isuzu Panther berpenumpang 7 orang sementara Bus Rajawali Indah saat itu ditumpang sebanyak 15 penumpang.
Yang mengenaskan dari peristiwa itu, para penumpang yang berada di dalam mobil Izusu Panther diketahui menumpuk di dalam kendaraan, mengingat kondisi mobil ringsek seperti terlipat. **


