KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dengan diadakannya Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang berlangsung di Aula Paseban Agung, Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, pada Kamis 21 November 2024 kemarin.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, mengungkapkan pentingnya kolaborasi dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sehat.
“Sudah tujuh tahun kita melihat dan mengevaluasi apa yang sudah dilakukan. Untuk mewujudkan masyarakat dan kota sehat, tidak bisa hanya dilakukan oleh Dinkes sendiri. Jadi, kalau mau mewujudkan kota sehat, kita harus melakukan serangkaian langkah preventif dengan melibatkan partisipasi semua pihak,” tegas Syarifah, kepada kitaindonesiasatu.com, Jumat, 22 November 2024.
Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, menambahkan bahwa salah satu fokus utama dalam program Germas adalah perubahan perilaku masyarakat.
“Di akhir 2024, kami menargetkan masyarakat menjadi lebih proaktif dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan, mencegah risiko penyakit, serta memiliki kesadaran untuk melindungi diri dari penyakit,” ujarnya.
Dalam survei Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dilakukan di Kota Bogor pada tahun 2023, hasil menunjukkan capaian sebesar 71,53 persen, melebihi target yang ditetapkan.
Namun, Retno mengingatkan bahwa ada dua indikator yang masih perlu perhatian serius: pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dan kebiasaan tidak merokok di dalam rumah.
“Pemberian ASI eksklusif hanya mencapai 80,3 persen. Kami mengharapkan dukungan dari perkantoran dan instansi untuk menyediakan ruang menyusui dan ruang laktasi bagi ibu menyusui yang bekerja,” jelasnya.
Retno juga menyayangkan rendahnya kesadaran masyarakat terkait larangan merokok di rumah. “Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 83 persen balita stunting di Kota Bogor memiliki anggota keluarga yang merokok. Ini menunjukkan bahwa kita perlu merevisi Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok agar mencakup tatanan rumah tangga,” tambahnya.


