KITAINDONESIASATU.COM – Situasi panas membakar persaingan La Liga. Real Madrid kini berada di ujung tanduk dalam perburuan gelar musim 2025/2026. Menjelang duel krusial kontra Deportivo Alaves di Santiago Bernabéu Stadium, Los Blancos tak punya pilihan selain menang.
Dengan koleksi 70 poin, Madrid masih tertahan di posisi kedua, terpaut jauh dari rival abadi FC Barcelona yang kokoh di puncak klasemen. Selisih sembilan angka membuat ruang kesalahan nyaris nol—sekali terpeleset, mimpi juara bisa langsung sirna.
Pelatih Álvaro Arbeloa menegaskan bahwa tujuh laga tersisa harus disapu bersih demi menjaga asa. Tekanan sudah jadi makanan sehari-hari di klub sebesar Madrid.
Namun masalahnya tak sederhana. Musim ini, Madrid justru kerap tersandung saat menghadapi tim-tim papan bawah—sebuah inkonsistensi yang bikin langkah mereka tersendat di liga, meski tampil meyakinkan di Eropa.
Kini ujian berikutnya datang dari Deportivo Alaves yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi. Secara kualitas, Madrid jelas di atas angin. Tapi pengalaman pahit dari kekalahan sebelumnya jadi alarm tak ada lawan yang bisa diremehkan.
Kemenangan di Bernabéu bukan sekadar tiga poin—ini soal menjaga tekanan ke Barcelona dan memperpanjang napas dalam perburuan gelar. (*)

