News

Ray Dalio Dikabarkan Mundur dari Danantara

×

Ray Dalio Dikabarkan Mundur dari Danantara

Sebarkan artikel ini
Ray Dalio Dikabarkan Mundur dari Danantara
Ray Dalio Dikabarkan Mundur dari Danantara / Instagram day Dalio

KITAINDONESIASATU.COM – Hanya dua bulan setelah diumumkan sebagai penasihat untuk Sovereign Wealth Fund (SWF) baru Indonesia, Danantara, miliarder dan pendiri Bridgewater Associates Ray Dalio ternyata memilih untuk tidak bergabung. Informasi ini disampaikan oleh seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan karena menyangkut isu pribadi.

Dikutip dari Bloomberg, Meskipun sebelumnya kehadiran Dalio dipromosikan secara terbuka bersama empat tokoh bisnis dan politik global lainnya, keputusan Dalio untuk tidak ikut serta belum memiliki alasan yang jelas.

Ketiadaan Dalio menjadi pukulan tersendiri bagi Danantara, salah satu proyek andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Lembaga ini mengelola perusahaan BUMN beserta dividen bernilai miliaran dolar, namun sejak awal telah dibayangi isu soal transparansi dan arah strategi.

Baca Juga  Profil Dony Oskaria yang Ditunjuk Prabowo Jadi COO Danantara, Lengkap dengan Harta Kekayaan

Sorotan di Tengah Ketidakpastian Pasar

Ketidakjelasan ini menciptakan ketegangan di pasar keuangan, apalagi ketika kebijakan ekonomi pemerintah masih dalam tahap pembentukan. Dalam sebuah presentasi di Jakarta pada Mei lalu, Danantara hanya menampilkan empat anggota dewan penasihat: Jeffrey Sachs, Chapman Taylor, Thaksin Shinawatra, dan Helman Sitohang, tanpa menyebut nama Dalio.

Dalio menolak memberikan komentar melalui juru bicaranya. Sachs mengaku bergabung secara pro bono tanpa kompensasi, sementara Taylor menyebutkan perannya melalui LinkedIn. Thaksin dan Sitohang belum memberikan tanggapan.

Pihak Danantara, melalui juru bicaranya Kania Sutisnawinata, hanya mengatakan bahwa mereka masih menyusun program dan rencana bisnis, tanpa mengomentari posisi Dalio.

Baca Juga  Prabowo Ajak Pengusaha Nasional Diskusi dengan Investor Kawakan Dunia Ray Dalio

IHSG sempat anjlok hampir 12% dari awal tahun hingga 21 Maret 2025, sebelum pengumuman susunan tim Danantara. Pada 24 Maret, indeks kembali jatuh hingga 5% sebelum ditutup turun 1,6% setelah daftar penasihat diumumkan secara mendadak. Salah satu narasumber menyebut bahwa pengumuman itu dilakukan tergesa-gesa, tanpa konfirmasi tertulis ke Dalio dan nama lainnya, hanya berdasarkan pembicaraan awal.

Danantara juga mengumumkan nama Yup Kim, kepala investasi Texas Municipal Retirement System, sebagai calon anggota komite investasi. Namun, Kim kepada Bloomberg mengatakan bahwa dirinya belum menerima posisi resmi dari Danantara.

Baca Juga  Muhasabah Akhir Tahun, Menag Ingatkan Pentingnya Empati dan Berbagi

Proyeksi Aset dan Investasi Asing

Menurut Pandu Sjahrir, CIO Danantara, lembaga ini memproyeksikan memiliki aset senilai US$900 miliar dan dividen US$20 miliar yang perlu diinvestasikan ulang dalam setahun ke depan. Harapannya, SWF ini dapat menarik investor global melalui skema investasi bersama.

Tanda-tanda itu mulai terlihat. Danantara dan Qatar baru saja menyepakati dana bersama sebesar US$4 miliar. Sementara itu, Perdana Menteri China Li Qiang juga telah bertemu dengan Prabowo untuk membahas kolaborasi lintas sektor. Danantara dan SWF China pun menandatangani nota investasi, meski belum ada rincian yang dibuka ke publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *