Menlu Iran: “Washington Harus Pilih: Damai atau Perang?”
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menegaskan, ketentuan gencatan senjata antara Tehran dan Washington sudah jelas dan eksplisit.
“Washington harus memilih antara gencatan senjata atau kelanjutan perang melalui Israel, karena tidak bisa mendapatkan keduanya,” tegas Araqchi .
Menanggapi serangan Israel di Lebanon, ia menambahkan: “Bola ada di pengadilan Amerika dan dunia sedang mengawasi apakah itu akan memenuhi kewajibannya.”
Respons Gedung Putih: “Iran Ajukan Rencana Lebih Masuk Akal”
Di sisi lain, Juru Bicara Gedung Putih Caroline Levitt memberikan narasi berbeda.
Kepada wartawan, Levitt menyatakan Iran telah mengajukan rencana yang “lebih masuk akal” untuk mengakhiri konflik Timur Tengah, setelah proposal awal dinilai tidak dapat diterima oleh Amerika Serikat .
Levitt juga mengungkapkan, Iran mengindikasikan kesediaan menyerahkan persediaan uranium yang diperkaya—sebuah poin krusial dalam negosiasi nuklir.

