News

PWI Pusat Minta Maaf, Situs Resminya Diretas

×

PWI Pusat Minta Maaf, Situs Resminya Diretas

Sebarkan artikel ini
pwipusat1

KITAINDONESIASATU.COM-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi pada situs resmi organisasi dengan domain pwi.or.id. Situs tersebut diketahui diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sejak terjadinya dualisme PWI Pusat, sehingga sempat menampilkan konten di luar kendali PWI.

“PWI Pusat memohon maaf kepada seluruh anggota dan masyarakat atas ketidaknyamanan ini. Saat ini kami sedang melakukan langkah pemulihan dan peningkatan keamanan sistem web PWI,” ujar Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, Rabu (15/10).

Menurut Zulmansyah, tim Bidang Multimedia dan IT PWI Pusat bersama pihak penyedia layanan hosting sudah melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber serangan dan memastikan data serta arsip organisasi tetap aman.

Baca Juga  Indodax Diduga Diretas, Bappebti Himbau Pelanggan Tidak Panik, Ini Penjelasan Resminya

“Langkah-langkah teknis sudah dilakukan. Kami juga bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menelusuri pelaku peretasan,” katanya.

Ketua Bidang Multimedia dan IT PWI Pusat, Hilman Hidayat, mengungkapkan bahwa website lama sudah tidak lagi memenuhi kebutuhan organisasi yang semakin kompleks dan dinamis.

“Website lama kami warisi dari pengurus sebelumnya dan saat ini sedang kami tata ulang. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PWI, Pak Akhmad Munir, kami sedang membangun website baru dengan sistem yang lebih aman, canggih, dan sesuai standar teknologi terkini,” jelas Hilman.

Baca Juga  Dittipidsiber Mabes Polri Tangkap Guru Honor yang Retas dan Jual Data BKN

Ia menilai, keberadaan website resmi bukan sekadar sarana informasi, tetapi juga simbol kredibilitas dan profesionalisme organisasi wartawan tertua di Indonesia. Karena itu, sistem baru ini akan dirancang dengan memperhatikan aspek keamanan siber, integrasi data anggota, dan kemudahan akses publik.

“Website ini nantinya tidak hanya menampilkan berita atau kegiatan PWI, tetapi juga menjadi pusat data anggota, sistem verifikasi digital serta kanal komunikasi antara PWI pusat dan daerah,” papar Hilman.

Lebih jauh, Hilman menambahkan bahwa proses migrasi data dan pembangunan sistem baru dilakukan secara hati-hati agar seluruh arsip dan konten lama tetap terjaga.

Baca Juga  Ciptakan Pilkada Damai, Ini Pendekatan yang Digunakan Polda Metro Jaya

“Kami memastikan tidak ada data penting yang hilang. Semua ditransfer dan disesuaikan dengan sistem baru yang sedang kami kembangkan,” tegasnya.

Hilman juga mengajak seluruh anggota PWI dan masyarakat untuk bersabar menunggu peluncuran resmi website baru tersebut. Ia memastikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pengurus baru untuk membawa PWI menjadi organisasi modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *