News

Puting Beliung Serang Surabaya Puluhan Rumah Atap Terbang, Mobil Terlempar ke Sungai

×

Puting Beliung Serang Surabaya Puluhan Rumah Atap Terbang, Mobil Terlempar ke Sungai

Sebarkan artikel ini
puting beliung surabaya
Warga dan petugas melakukan evakuasi pohon yang tumbang akibat puting beliung di sebagian wilayah Surabaya. foto: tangkapan layar

KITAINDONESIASATU.COM – Puting beliung tak hanya menyerang kawasan Waru, Sidoarjo saja, angin disertai hujan juga melanda wilayah Kota Surabaya, Jumat (29/11/2024) sore.

Kawasan yang terdampak puting beliung terjadi di Mulyorejo Selatan Baru dan sejumlah tempat seperti Darmawangsa, Giri Raya dan paling parah di Manyar Tegal.

Dari informasi di kawasan Mulyorejo Selatan Baru kerusakan mencapai 59 rumah, sebanyak 36 rumah dilaporkan dari tiga RT.

Persistiwa puting beliung yang disertai hujan itu terjadi sekitar pukul 15:00 WIB.

BERITA PUTING BELIUNG NGINGAS WAR: Puting Beliung Terjang Desa Ngingas Waru, Merontokan Atap Rumah Penduduk

Genteng habis terbawa angin di lantai 2 sebuah rumah di kawasan itu, bahkan banyak pohon besar yang tumbang.

Kerasnya hembusan angin puting beliung juga melempar sebuah mobil masuk ke dalam sungai.

Hingga pukul 18:10 WIB petugas masih melakukan evakuasi disejumlah lokasi kawasan Mulyorejo Selatan Baru, juga diikuti padamnya aliran listrik.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi langsung gerak cepat datang ke lokasi dan mengerahkan jajaran satgas untuk gotong royong mengevakuasi rumah yang terdampak.

Cak Eri mengatakan jika banyak pohon tumbang akibat puting beliung di Surabaya.

“Ada beberapa titik di Jl Darmawangsa, Giri Raya Barat, yang paling parah di Manyar Tegal, ada sekitar 25 rumah atapnya terbawa angin. Nanti teman-teman dari Cipta Karya akan membantu untuk menutup kembali atap itu,” jelas Ero Cahyadi.

“Ada mobil warga kena puting beliung kena angin sampai masuk ke dalam sungai, nanti akan dibantu ambil juga. Ini musibah kan.” **

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *