News

Puluhan Rumah di Cikarang Barat Rusak Diterjang Puting Beliung

×

Puluhan Rumah di Cikarang Barat Rusak Diterjang Puting Beliung

Sebarkan artikel ini
Puluhan rumah di Kabupaten Bekasi rusak kena puting beliung. (Ist)
Puluhan rumah di Kabupaten Bekasi rusak kena puting beliung. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Puluhan rumah di Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung pada Senin (17/3/2025) malam. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, disertai hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, setidaknya 30 rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari kerusakan ringan hingga berat. Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang diterbangkan angin kencang. Selain itu, satu unit mobil APV terhempas sejauh 30 meter ke area kebun kosong, serta enam pohon tumbang.

“Kami masih melakukan pendataan dan penanganan di lokasi kejadian. Kerusakan bervariasi, ada yang hanya atapnya saja yang rusak, ada juga yang dindingnya roboh,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, Selasa (18/3/2025).

Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Salah satunya adalah SDN Telajung 04, di mana atap tiga ruang kelas di lantai dua rusak parah. Akibatnya, 723 siswa terpaksa belajar dari rumah untuk sementara waktu.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk segera memperbaiki kerusakan agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal,” kata Dodi.

Angin puting beliung ini juga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur lainnya, seperti robohnya satu tower BTS setinggi 30 meter dan patahnya dua tiang listrik beton. Hal ini mengakibatkan gangguan jaringan telekomunikasi dan pemadaman listrik di beberapa wilayah sekitar.

Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menurunkan tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan dampak bencana. Warga yang terdampak juga mendapatkan bantuan logistik berupa makanan, minuman, dan selimut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang dan hujan deras. Jika memungkinkan, hindari keluar rumah saat cuaca buruk,” imbau Dodi.

Warga dibantu oleh tim gabungan sedang membersihkan puing-puing bangunan dan memperbaiki kerusakan yang ada. Kerugian materi akibat bencana ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *