News

Pulang Tinggal Nama Suami Istri ini Tertabrak Dump Truk di Gresik

×

Pulang Tinggal Nama Suami Istri ini Tertabrak Dump Truk di Gresik

Sebarkan artikel ini
kecelakaan gresik
Polisi memperlihatkan lokasi kecelakaan dump truk vs pengendara sepeda motor. foto: dok lantas Polres Gresik

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan laka lantas kerap terjadi di jalanan khususnya kawasan padat lalu lintas seperti arah Surabaya-Gresik, yang banyak dilintasi kendaraan truk.

Keluarga pasangan suami dan istri warga Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya dipastikan diliputi suasana duka atas kepergian Tri Wiji Subekti (49) dan Alfiatus Solikhah (49).

Kedua pasangan suami istri ini menghembuskan nafas terakhirnya setelah mengalami laka lantas bertabrakan dengan dump truk, Minggu (20/10/2024) malam.

Kecelakaan di malam hari ini terjadi di ruas Jalan Raya Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Baca Juga  Kecelakaan Maut! Truk Tronton Alami Rem Blong di Driyorejo Gresik, Pengendara Motor Tewas di Lokasi

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan kecelakaan terjadi pada saat kedua korban nai sepeda motor berboncengan.

Keduanya mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan Nopol L 2113 OB dari Surabaya tujuan Kota Gresik.

Namun sesampai di lokasi Jalan Raya Roomo sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan dum truk W 9262 UM dikemudikan Sugianto (41) warga Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten kediri.

Kecelakaan terjadi ketika dump truk tiba-tiba dalam perjalanan oleng ke arah kanan untuk menghindari sepeda motor yan terpeleset di depannya.

Namun karena harak antara truk dan sepeda motor terlalu dekat, sang pengemudi sulit untuk menghindari, hingga tabrakan pun tak terhindarkan.

Baca Juga  RSUD Berkah Pandeglang Tutup Layanan Rawat Jalan dan Poliklinik Spesialis

Benturan keras membuat pengendara terpental hingga mengalami luka-luka yang parah hingga menghembuskan nafas terakhir di tempat kejadian perkara.

Sementara Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko mengungkapkan jika penyebab kecelakaan pengemudi dum truk mengambil haluan terlalu ke kanan.

Pada hal di depannya ada sepeda motor yang tergelincir, pengemudi tidak terlambat memperhatikan kondisi di sekitarnya hingga akhir menabrak sepeda motor yang tergelincir.

Ipda Aswoko mengatakan tindakan pelanggaran lalu lintas merupakan awal terjadinya sebuah kecelakaan, seperti dialami dum truk yang melanggar aturan lalu lintas, hingga terjadi kecelakaan.

Baca Juga  Syarat dan Biaya Perpanjangan SIM Keliling Kota Tangerang

Untuk itu Aswoko menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada dan selalu berhati-hati karena saat ini jumlah kendaraan semakin tak terkendali banyaknya.

Dia berpesan jika kecelakaan lalulintas terkajadi kapan saja dan dialami oleh siapa saja tak terkecuali, sehingga para pengendara harus senantiasa waspada dan fokus dalam berkendara. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *