KITAINDONESIASATU.COM – Warganet kembali dibuat gempar oleh proyek videotron yang diduga tengah dibangun di sekitar Alun-Alun Pati, dengan anggaran fantastis sebesar Rp1,39 miliar. Dana tersebut disebut dialokasikan untuk proses pembuatan dan pemasangan perangkat videotron guna menyampaikan informasi kepada publik.
Namun, muncul dugaan bahwa komponen videotron yang digunakan bukanlah barang baru, melainkan bekas. Hal ini menimbulkan spekulasi adanya praktik korupsi di balik proyek tersebut.
Dalam unggahan akun X @neVerAl0nely, proyek videotron semacam ini disinyalir rawan dikorupsi, apalagi di tengah kewajiban masyarakat melunasi pajak.
“Duitnya Buat Proyek-Proyek Semacam Ini. Berapa Kira-kira yang Dikorupsi?” tulisnya.
Sementara itu, warganet lainnya juga menyuarakan kritik terhadap pola penggunaan anggaran oleh pemerintah daerah yang dinilai mudah terbaca.
“Sangat gampang melihat pola pemda bermain anggaran,” timpal X @kawiyanto.
Kecurigaan lebih jauh diarahkan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang yang dianggap kerap mengelola anggaran terbesar di daerah.
“Lihat saja sekdanya kalau dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang perlu di curigai kebanyakan pemda anggaran terbesar,” tutupnya.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah teknisi tengah sibuk memasang komponen videotron. Namun hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pemda terkait apakah material yang digunakan merupakan barang baru atau bekas.
Unggahan video turut menampilkan suara yang mencurigai kualitas komponen yang digunakan.
“Barang-barang ini udah pernah dipake kayanya ya mas ya,” ujarnya.


