News

Proyek Jembatan Cemara Ujung–Sungai Andai Mangkrak, PUPR Janji Rampung 2026

×

Proyek Jembatan Cemara Ujung–Sungai Andai Mangkrak, PUPR Janji Rampung 2026

Sebarkan artikel ini
jembatan cusa
Pembangunan Jembatan Cemara Ujung–Sungai Andai (CUSA) . -Ist-

KITAINDONESIASATU.COM – Pembangunan Jembatan Cemara Ujung–Sungai Andai (CUSA) yang menghubungkan kawasan Cemara Ujung Sultan Adam dengan Komplek Purnama Permai RT 38 Sungai Andai, Kota Banjarmasin, tampak terhenti tanpa kejelasan.

Pengawas proyek menyebut pihaknya hanya menunggu instruksi lebih lanjut dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Nah, kalau itu kami tunggu PUPR saja, Pak. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi langsung PUPR,” kata Yamin, pengawas proyek, Rabu (27/8).

Ketika ditanya soal lamanya proyek terhenti, Yamin mengaku sudah lupa detail waktu terakhir pengerjaan dilakukan. “Kalau itu sudah lama, Pak. Saya sudah lupa kapan tepatnya,” ujarnya singkat.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jembatan yang memprihatinkan. Pondasi tepian jalan tampak ambles dan retak, sementara struktur kiri dan kanan terlihat tidak sejajar. Warga sekitar pun mempertanyakan kelanjutan pembangunan yang diharapkan dapat memperlancar akses antarwilayah.

“Sudah lama tidak dikerjakan, hanya buang-buang uang saja. Pondasinya sudah pecah, tidak jelas kapan selesai,” keluh Aulia, warga RT 38.

Menanggapi hal tersebut, Dinas PUPR Kota Banjarmasin memastikan pembangunan Jembatan CUSA tetap berlanjut. Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, Kartika Estaurina, menyampaikan bahwa proyek sepanjang 260 meter itu telah memasuki tahap kedua dengan estimasi anggaran Rp2,4 miliar.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan pengadaan kerangka baja atas dan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) sebagai bagian dari struktur utama jembatan. Pengerjaan tahap kedua tetap dilakukan tahun ini, insya Allah selesai sebelum akhir tahun,” ujar Kartika.

Namun, finishing jembatan seperti oprit dan jalan pendekat baru dapat dilaksanakan pada 2026. “Anggaran tahun ini hanya cukup untuk struktur. Finishing akan kami lanjutkan tahun depan. Target kami, tahun 2026 jembatan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat,” tambahnya.

Jembatan CUSA dirancang sebagai jembatan gantung dengan bentang utama sepanjang 80 meter. Selebihnya berupa jembatan pendekat dan oprit di kedua sisi. Dengan lebar 3,5 meter, jembatan ini diperuntukkan bagi sepeda motor dan kendaraan ringan. Mobil masih dapat melintas, namun hanya dalam kondisi darurat. (Anang Fadhilah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *