KITAINDONESIASATU.COM – Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menyarankan agar pedagang dan kantin sekolah dilibatkan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia mengungkapkan bahwa keterlibatan ini dapat membantu memastikan kelancaran program tersebut.
“Di sekolah itu ada kantin dan pedagang. Mungkin ke depannya mereka bisa dilibatkan dalam program makan bergizi gratis agar program ini berjalan lancar,” ujar Herman, seperti ditulis Parlementaria, Rabu (15/1/2025).
Herman, yang merupakan Politisi Fraksi Partai Demokrat, juga menyoroti pentingnya pengelolaan logistik yang besar dan terstruktur dalam mendukung keberhasilan MBG.
Ia mengusulkan pembentukan institusi khusus yang mampu menangani koordinasi program ini hingga tingkat pemerintahan paling bawah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan waktu bagi program yang baru berjalan sepekan ini agar berkembang lebih baik.
Menurutnya, dukungan penuh dari berbagai pihak sangat penting untuk kelangsungan program ini.
Herman Khaeron menyampaikan bahwa untuk program yang baru berjalan ini, semua pihak sebaiknya menurunkan daya kritisnya karena program tersebut baru berjalan selama seminggu. Ia juga menambahkan bahwa dalam sebulan ke depan, program ini kemungkinan akan mulai berjalan dengan baik.
Program makan bergizi gratis bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi untuk anak sekolah dan ibu hamil melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Saat ini, ada sekitar 190 SPPG yang beroperasi, dan jumlahnya direncanakan terus bertambah hingga mencapai 937 pada akhir Januari 2025, dengan target menjangkau tiga juta penerima manfaat.
Program ini diharapkan dapat mencakup hingga 15 juta penerima manfaat pada akhir tahun 2025 dan mencapai 82,9 juta penerima manfaat pada tahun 2029.
Harapannya, MBG tidak hanya mendukung kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.- ***

