KITAINDONESIASATU.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata tak hanya menyasar anak-anak di sekolah negeri. Karena nantinya murid di sekolah swasta juga akan menjadi target penerima program makan yang menjadi andalan Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, Presiden Terpilih Prabowo Subianto ingin memandang sumber daya manusia (SDM) secara luas. Karena itu, program makan bergizi gratis tidak ingin membedakan antar sekolah.
“Jadi target kita adalah ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, anak sekolah PAUD sampai SMA termasuk santri, baik itu swasta maupun negeri. Jadi itu total jadi target intervensi kita,” kata Dadan yang dikutip, Selasa (17/9).
Dikatakan Dadan, meski ada sekolah swasta yang siswanya berkecukupan, nantinya mereka juga tercatat sebagai sasaran program MBG. Namun, pemerintah tetap mempersilakan jika tidak ingin menerima makan bergizi gratis.
“Kalau tidak ingin menerima ya tidak apa-apa. Tapi kalau mereka juga ingin terlibat tentu kami akan tetap hitung sebagai bagian dari target program ini,” ujar Dadan.
Untuk pelaksanaan makan bergizi gratis sambung Dadan, akan melibatkan digitalisasi. Salah satunya dengan siswa akan diabsen setiap hari menggunakan sistem scan, dan informasi absen kemudian akan diterima oleh unit pelayanan.
“Sehingga unit pelayanan akan tahu sekolah itu hari itu berapa anak yang masuk. Dengan informasi itu, akan dikirim menu ke sekolah tersebut sejumlah yang masuk. Dan ketikan anak ambil (makanan) akan di-scan lagi betul tidak makanan diambil oleh anak tersebut. Ini akan kita koneksikan di seluruh wilayah di Indonesia. Program ini lah yang akan mendorong internet masuk ke desa,” ungkap Dadan. (*)


