KITAINDONESIASATU.COM – Perusahaan tambang PT Freeport Indonesia melaporkan bahwa tingkat produksi di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave mulai pulih setelah insiden longsor yang terjadi pada September 2025.
Hingga saat ini, produksi telah mencapai sekitar 40 hingga 50 persen dari kapasitas normal.
Manajemen perusahaan menargetkan operasional tambang dapat kembali mendekati kondisi optimal pada akhir 2026.
Sementara itu, kapasitas produksi penuh diperkirakan baru akan tercapai pada awal 2027, seiring proses pemulihan yang terus berjalan.
Freeport Fokus Pemulihan dan Keselamatan Kerja
Dalam upaya mempercepat pemulihan, perusahaan terus memperkuat aspek keselamatan kerja serta meningkatkan pengamanan di area tambang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kegiatan produksi berjalan aman dan berkelanjutan.
Selain fokus pada operasional, perusahaan juga tetap berkontribusi signifikan terhadap negara melalui pembayaran pajak, royalti, dan dividen yang mencapai puluhan triliun rupiah sepanjang 2025.
Di sisi lain, program tanggung jawab sosial juga terus digencarkan dengan nilai investasi mencapai triliunan rupiah.
Perusahaan juga menyerap puluhan ribu tenaga kerja, dengan sebagian besar berasal dari masyarakat lokal. Di tengah proses pemulihan, manajemen menegaskan komitmennya terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab.
Momentum peringatan hari jadi perusahaan turut menjadi refleksi atas sejumlah insiden yang terjadi, sekaligus penguatan komitmen terhadap keselamatan pekerja di masa mendatang.(*)
