News

Pria Asal Kediri Ditemukan Tewas di Belakang Mebel Mojowarno Jombang, Begini Kronologinya!

×

Pria Asal Kediri Ditemukan Tewas di Belakang Mebel Mojowarno Jombang, Begini Kronologinya!

Sebarkan artikel ini
Pria tewas (Istimewa)
Pria tewas (Istimewa)

KITAINDONESIASATU.COMWarga Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di belakang mebel UD Jati, Dusun Selorejo, Desa Selorejo, Jumat (26/12) siang.

Korban pria diketahui bernama Agung Sumedi (59), warga Dusun Karang Tengah, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.

Jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 13.10 WIB oleh seorang saksi yang melintas di area belakang mebel usai menunaikan salat Jumat.

Saat itu, saksi terkejut melihat tubuh korban tergeletak dalam kondisi tidak bergerak. Menyadari kejadian tersebut, saksi segera mencari pemilik mebel dan menghubungi pihak keluarga korban.

Baca Juga  Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Saluran Pembuangan di Sumbersari Jember, Ibu Muda Diamankan Polisi

Keluarga korban kemudian melaporkan peristiwa ini kepada perangkat Desa Selorejo yang diteruskan ke petugas kesehatan Puskesmas Mojowarno.

Aparat Polsek Mojowarno bersama tim medis langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.

Proses identifikasi juga melibatkan Tim Inafis Polres Jombang guna memastikan penyebab kematian.

Tidak Ditemukan Unsur Kekerasan Terhadap Pria Tersebut

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya tanda kekerasan maupun dugaan tindak pidana.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru dan sering mengeluhkan kondisi kesehatannya.

Hal ini diperkuat dengan adanya catatan medis dari rumah sakit tempat korban rutin menjalani kontrol kesehatan.

Baca Juga  Update Perolehan Medali Olimpiade Paris 2024 pada Kamis 8 Agustus, AS Masih Memimpin

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban disucikan dan dimakamkan dengan dibantu warga setempat.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi kesehatan, terutama bagi penderita penyakit kronis.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *