KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto, memberikan klarifikasi tegas terkait kabar yang menyebutkan Indonesia berkomitmen memberikan sumbangan sebesar 1 miliar dolar AS untuk Balance of Payments (BoP) dalam forum internasional. Prabowo menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan Indonesia tidak pernah secara resmi menjanjikan angka fantastis itu.
Prabowo menekankan bahwa pemerintah selalu bersikap hati-hati dalam mengelola anggaran negara. Meskipun Indonesia berkomitmen aktif dalam kerja sama global, setiap bentuk kontribusi finansial harus didasarkan pada kemampuan ekonomi domestik dan kepentingan nasional yang nyata.
Ia meminta agar narasi mengenai bantuan 1 miliar dolar AS tersebut tidak simpang siur karena dapat memicu persepsi publik yang keliru.
“Kita harus menjaga kedaulatan fiskal kita. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memperkuat fondasi ekonomi dalam negeri dan memastikan program-program yang bersentuhan langsung dengan rakyat berjalan optimal,” ungkapnya, Minggu 22 Maret 2026.
Langkah klarifikasi ini diambil untuk meredam spekulasi di tengah dinamika ekonomi global. Prabowo menjamin bahwa setiap kebijakan luar negeri yang melibatkan dana besar akan melalui proses pengkajian yang mendalam, transparan, dan tetap memprioritaskan kesejahteraan masyarakat Indonesia di atas segalanya.(*)


