KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto angkat bicara soal proses pembahasan RUU TNI yang dinilai masyarakat terlalu cepat. Ia menjelaskan, percepatan tersebut dilakukan karena seringnya terjadi pergantian pimpinan di tubuh TNI akibat faktor usia pensiun.
Oleh karena itu, salah satu usulan dalam RUU adalah memperpanjang masa pensiun perwira tinggi.
RUU ini disahkan DPR meski mendapat penolakan dari berbagai pihak yang mengkhawatirkan kembalinya dwifungsi ABRI.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak berniat membawa TNI ke ranah sipil dan menyebut anggapan itu sebagai hal yang tidak berdasar.
“Enggak ada niat. TNI dwifungsi, come on non-sense itu. Saya katakan, tidak ada niat,” ujar Prabowo saat bertemu para pemred dan petinggi media di Hambalang, Jawa Barat yang dikutip dari YouTube Kompas TV pada Senin, 7 April 2025.
Ia menekankan bahwa dirinya menjunjung tinggi supremasi sipil, mengacu pada pengalamannya saat diberhentikan sebagai Pangkostrad oleh Presiden BJ Habibie pada 1998.
“Ini kan hanya memformalkan. Kalau dilihat semua itu ada reasoning-nya,” jelas Prabowo.
Prabowo juga membela peran TNI dalam situasi darurat seperti bencana alam, namun tetap mengakui adanya kekurangan di tubuh TNI dan Polri.
“Jadi, jangan selalu pakai narasi yang selalu. Menurut saya, kita objektiflah. Rakyat itu masih percaya sama TNI. Kalau ada bencana alam siapa yang pertama kali (membantu). Ada ribuan mayat di Aceh, siapa yang angkat?” tanya Prabowo.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk mendorong reformasi dan perbaikan internal di kedua institusi tersebut.
“Ini tanggung jawab kita bersama. Kita perbaiki, saya tegas dulu di TNI/Polri,” imbuhnya.
Seperti yang telah diberitakan, Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan sejumlah pemimpin redaksi. Dengan dimoderatori Valerina Daniel dari TVRI, Presiden Prabowo berbincang selama empat jam dan menjawab berbagai pertanyaan dari para pemimpin redaksi tersebut.
Para pemimpin redaksi (pemred) dimaksud adalah Pemred Harian Kompas Sutta Dharmasaputra, Pemred Detikcom Alfito Deannova Gintings, Pemred SCTV-Indosiar Retno Pinasti, Pemred TV One Lalu Mara Satriawangsa, Pemred IDN Times Uni Lubis, dan Founder Narasi Najwa Shihab.


