Pihak kepolisian menduga bahwa para pelaku adalah pelajar. Oleh karena itu, orang tua dan guru diimbau untuk lebih memperhatikan dan mengawasi anak-anak mereka.
“Kami tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang mengganggu ketenteraman dan keamanan di Kota Cirebon,” tegas AKBP Eko.
Dengan langkah cepat yang diambil oleh Polres Cirebon Kota, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan keamanan masyarakat tetap terjamin.
Sementara itu, Munar (42), orang tua salah satu korban, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Polres Cirebon Kota atas kinerja mereka.
“Alhamdulillah, motor anak saya sudah kembali. Terima kasih kepada Pak Kapolres dan jajaran yang telah membantu kami,” ucapnya.
Saat ini, polisi masih mendalami alasan di balik penyerangan tersebut, yang diduga melibatkan kelompok remaja. Kasus ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. ***

