News

Polisi Siapkan Tim Khusus untuk Tangani Joki Jalanan dan Pak Ogah di Kawasan Wisata Puncak Bogor

×

Polisi Siapkan Tim Khusus untuk Tangani Joki Jalanan dan Pak Ogah di Kawasan Wisata Puncak Bogor

Sebarkan artikel ini
Pak Ogah
Dirlantas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Dodi Darjanto (KIS/NICKO)

KITAINDONESIASATU.COM– Kawasan wisata Puncak yang indah kini tak hanya dikenal dengan pesonanya alam nya, tetapi juga sering terganggu dengan praktik ilegal yang meresahkan, seperti joki jalanan (penunjuk arah) dan Pak Ogah (tukang parkir).

Keberadaan mereka seringkali memicu ketidaknyamanan bagi wisatawan, terutama karena biaya jasa yang ditarik seringkali tidak masuk akal. Hal ini tentu saja merugikan banyak pengunjung yang datang untuk menikmati liburan.

Menyikapi hal ini, pihak kepolisian Polda Jawa Barat tak tinggal diam. 

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Dodi Darjanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah tegas untuk menanggulangi keberadaan joki dan Pak Ogah di kawasan tersebut. 

Baca Juga  Pinjol Mengintai, Koperasi DWP Kota Bogor KANCANA Perkuat Barisan

“Kami telah membentuk tim khusus yang terdiri dari berbagai satuan, termasuk Samapta, Brimob, dan polisi yang tidak berseragam, untuk melakukan patroli di kawasan Puncak. Tim ini berfokus untuk mengamankan oknum-oknum yang meresahkan, termasuk joki penunjuk arah yang meminta biaya tak wajar,” jelas Dodi, Rabu 2 April 2025 malam.

Dalam upaya penanggulangan ini, Dodi menekankan bahwa tindakan yang diambil lebih mengarah pada pendekatan persuasif, bukan penangkapan langsung.

“Kami tidak langsung melakukan penangkapan, melainkan memberikan pembinaan kepada para pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya. Kami berharap ini dapat menumbuhkan kesadaran mereka tentang pentingnya menjaga kenyamanan bersama,” tambahnya.

Baca Juga  Gegerkan Warga Jember, Detik-detik Penemuan Jasad Bayi Perempuan yang Mengapung di Sungai

Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan kawasan wisata Puncak tetap menjadi destinasi yang nyaman dan aman bagi para wisatawan. Pihak kepolisian pun berharap masyarakat dapat lebih bijak dengan tidak melibatkan diri dalam praktik ilegal ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *