News

Polisi Buru Pelaku Pembacok Mahasiswa Unitomo asal Maluku di Tanjung Perak, Keluarga Mempertanyakan

×

Polisi Buru Pelaku Pembacok Mahasiswa Unitomo asal Maluku di Tanjung Perak, Keluarga Mempertanyakan

Sebarkan artikel ini
pembacokan mahasiswa
Aksi pembacokan mahasiswa Unitomo Surabaya yang terjadi dikawasan Jemabatan Merah Surabaya menjadi keprihatinan kita semua. foto: istimewa/ beritajatim.com

KITAINDONESIASATU.COM – Resmob Polrestabes Surabaya kini sedang memburu pelaku kasus pembacokan dua remaja dari Maluku yang sedang kuliah di Universitas Dr Soetomo (Unitomo), Sabtu (29/11/2025).

Peristiwa pembacokan itu terjadi di kawasan sekitar Taman Sejarah Jayengrono kawasan Jembatan Merah, Kota Lama Surabaya, Selasa (25/11/2025) pukul 02:11 WIB yang langsung dilarikan ke RSU Dr Soetomo Surabaya untuk perawatan intensif.

Dua korban diketahui dua remaja bernama Patihamis Soemena (22) dan Rizky Tuannya (22) keduanya warga Desa Waetawa, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, di Surabaya berdomisili di kawasan Jl Nginden sekitar Kampus Dr Soetomo Surabaya.

Setelah kejadian mengenaskan itu korban langsung dievakuasi ke RS Wiliam Booth, namun karena kondisinya parah dua korban itu kemudian dirujuk ke RSU Dr Soetomo.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Raditya Herlambang mengungkapkan saat ini petugas sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku pembacokan.

Dijelaskan oleh Iptu Raditya jika pelaku pembacokan dari hasil rekaman CCTV milik Dishub terlihat ada 3 orang pelaku pembacokan itu.

Sementara kerabat korbaban, Rosa menyebut rekaman CCTV menunjukkan ada 4 pelaku dan tiga di antaranya sudah dideteksi identitasnya.

Oleh karena itu keluarga korban mempertanyakan kepada polisi terkait perkembangan pengejaran pelaku penganiayaan berdasarkan rekaman CCTV itu.

Setelah kejadian itu ia menyebut jika nanti sejumlah pemuda dari warga komunitas Maluku Satu Rasa sempat akan mendatangi Polres Tanjung Perak Surabaya, namun berhasil dicegah karena kasus ini, ditangani Polsek Bubutan, Surabaya.

Dari informasi yang dilansir beritajatim.com peristiwa itu terjadi pada dinihari Selasa lalu dua mahasiswa tersebut sedang menjemput saudaranya yang baru tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dini hari pukul 02:11 WIB.

Ketika keduanya tiba di sekitar Jalan Taman Jayengrono, tiba-tiba mereka diserang empat orang mengendarai sepeda motor yang dengan perilaku arogan terhadap kedua korban.

Kedua korban sebenarnya tidak merespon perilaku arogansi para pelaku itu, namun entah kenapa sebabnya keempat pelaku yang sudah dah meninggalkan korban tiba-tiba berputar balik dan membacok kedua korban.

Seorang teman korban, Alvianto mengungkapkan melihat dari cerita korban mereka tidak melakukan tindakan apa-apa terhadap pelaku, kedua korban memang hendak benar-benar hendak menjemput saudaranya yang baru tiba di Perak, tetapi entah apa penyebabnya pelaku menyerang dengan senjata tajam.

Bahkan kedua korban sebenarnya berusaha kabur untuk mempertahankan diri, namun kedua korban tetap saja menyabetkan senjata tajam kepada dua korban hingga mengalami luka parah.

Alvianto menjelaskan ketika ia menjenguk di RSU Dr Soetomo mengalami luka di betis, paha dan punggung, kalau kata korban pelaku ada 4 orang, seorang yang membawa senjata tajam.

Aksi pembacokan sempat viral di sosial media, setelah video diunggah oleh teman kedua korban yang selamat dari aksi tersebut.

Bahkan menurut Alvianto pelaku sempat kabur ketika teman-teman yang lain melawan dengan melempari paving, tetapi dua rekannya sudah telanjur dibacok.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Ipda Martinus Simanjutak menjelaskan masih sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus pembacokan terhadap mahasiswa Unitomo itu.

Dikatakan jika pihaknya sedang melakukan pendalaman memeriksa para saksi, rekaman CCTV dilokasi hingga menggelar olah tempat kejadian perkara. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *