News

Polemik Sikap Pemerintah: Dino Patti Djalal Pertanyakan Netralitas RI Atas Wafatnya Ali Khamenei

×

Polemik Sikap Pemerintah: Dino Patti Djalal Pertanyakan Netralitas RI Atas Wafatnya Ali Khamenei

Sebarkan artikel ini
ali khmenei
Ali Khamenei.(Ist)

KITAINDONESIASATU,COM – Keputusan Pemerintah Indonesia untuk tidak memberikan ucapan duka cita resmi atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menuai kritik tajam dari berbagai kalangan. Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, secara terbuka mempertanyakan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang dinilai mulai bergeser.

Melalui pernyataannya di Instagram, Dino Patti Djalal menyoroti keheningan pemerintah di tengah suasana duka negara mitra tersebut. “Kita Masih Bebas Aktif?” ujar Dino, merujuk pada prinsip dasar diplomasi Indonesia yang seharusnya menjaga keseimbangan hubungan tanpa tekanan dari blok kekuatan mana pun.

Menurutnya, absennya ucapan duka ini merupakan anomali diplomatik, mengingat Indonesia dan Iran memiliki hubungan sejarah dan kerja sama yang panjang.

Dino mengkhawatirkan bahwa sikap diam ini mencerminkan adanya tekanan politik dari pihak Barat, terutama Amerika Serikat, yang saat ini tengah berada dalam ketegangan militer dengan Iran.

Ia menegaskan bahwa ucapan duka cita adalah etika dasar diplomasi kemanusiaan yang tidak seharusnya dicampuradukkan dengan sikap politik terhadap suatu rezim.

Hingga saat ini, Kementerian Luar Negeri RI belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan di balik absennya ucapan duka tersebut. Sementara itu, sejumlah pengamat menilai pemerintah mungkin sedang melakukan kalkulasi politik yang sangat hati-hati guna menjaga stabilitas hubungan dengan negara-negara Barat di tengah krisis global yang sedang memuncak.

Baca Juga  Viral Nota Diplomatik Dubes Saudi, Kemenag: Semua Kendala Haji 2025 Beres!

Isu ini pun menjadi bola panas yang memicu perdebatan mengenai kedaulatan politik luar negeri Indonesia di panggung internasional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *