KITAINDONESIASATU.COM – Polemik pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2024 semakin menjadi sorotan, disatu sisi kubu 03, Pramono Anung- Rano Karno telah mendeklarasikan diirinya menang satu putaran.
Namun disisi lain, Mardani Alisera yang jug kubu dari pasangan calon guberur dan wakil gubernur nomor urut 01, Ridwan Kamil-Suswomo (RIDO) memastikan Pilkada berlangsung dua putaran dan pasangan RIDO akan menang di putaran kedua.
Dwi Rio Sambodo, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) coba menanggapi hal tersebut. Namun, ia enggan menyangkal lebih jauh apa yang dikomentari kubu 01 dan langkah-langkah ala yang akan ditempuh kedepannya. Sebab, kubu Pramono-Rano tetap fokus pada hasil rekapitulasi faktual bahwa pasangan Pramono-Rano menang satu putaran.
“Tugas kami fokus terhadap hasil faktual yang telah kami mengantungi Formulir C KWK yang telah masuk 100% di mana menunjukkan Paslon Pramono Anung dan Rano Karno menang 1 putaran,” kata Dwi Rio dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (1/12/2024).
Saat ini, kata Dwi Rio, Data rekapitulasi perolehan suara berdasarkan saksi dari kubu Pramono telah direkapituasi dan disandingkan dengan hasil sementara dari KPU
“Mari kita sama-sama menghargai juga jerih payah kawan-kawan saksi dan seluruh petugas KPU mulai dari PTPS hingga KPU lokal sampai tingkat bawah supaya bisa bekerja dengan baik tanpa tekanan dari pihak manapun,” tururnya.
“Keyakinannya tentu hasil penetapan pleno KPU Provinsi berdasarkan jenjang dari PPK yang sedang berlangsung tidak berubah sehingga kita belum mengandai-ngandai hal yang lain, justru fokus mengawal perolehan suara menang 1 putaran,” sambung dia.
Sebelumnya, politisi PKS Mardani Alisera yanh juga kubu 01 meminta semua pihak untuk menunggu penghitungan resmi KPU terkait Pilkada Jakarta. Dia menyebut pasangan RIDO akan menang jika Pilkada Jakarta 2 putaran. “Kalau KPU memutuskan dua putaran insyaallah RIDO menang,” ujar Mardani. (Aldi)
Editor : Sutiyo


