“Setelah merapat ke kekuasaan, banyak elit dan konstituen PKS merasa kecewa dengan sikap politik partai yang dianggap pragmatis. Hal ini diperburuk dengan tidak adanya kader PKS yang mendapatkan posisi di kabinet merah putih presiden Prabowo, sementara Partai Gelora justru mendapatkan kesempatan,” ujar Bang Yus.
Keputusan PKS untuk meninggalkan Anies Baswedan dalam pencalonan gubernur Jakarta juga dinilai mengecewakan bagi banyak konstituen, terutama loyalis Anies.
“Keputusan ini berdampak pada daerah-daerah sekitar Jakarta seperti Depok, Bogor, dan Bekasi,” katanya.
Tambahan kritik datang dari kesan eksklusivitas dalam tata kelola pemerintahan di daerah yang dipimpin PKS.
“Kesan eksklusivitas sering muncul dan dianggap mengurangi keterlibatan masyarakat luas dalam pemerintahan daerah,” tutup Bang Yus. (nick/aps)

