News

Pj Gubernur Teguh Tuai Pujian Usai Sukses Hadirkan Enam Mantan Gubernur Jakarta

×

Pj Gubernur Teguh Tuai Pujian Usai Sukses Hadirkan Enam Mantan Gubernur Jakarta

Sebarkan artikel ini
Enam mantan Gubernur DKI Jakarta hadir di acara menyambut Tahun Baru 2025 di Balaikota. (Humas Pemprov)
Enam mantan Gubernur DKI Jakarta hadir di acara menyambut Tahun Baru 2025 di Balaikota. (Humas Pemprov)

KITAINDOENESIASATU.COM – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta banyak menuai pujian setelah sukses menghadirkan 6 mantan Gubernur Jakarta terdahulu pada acara Bentang Harapan JakASA yang diselenggarakan di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Kamis (2/1).

Agung Baskoro, Direktur Eksekutif Trias Politica Strategis mengatakan, apa yang dilakukan Pj Teguh dengan mengumpulkan mantan gubernur dan wakil gubernur adalah hal yang tidak mudah. Apalagi diantara mereka merupakan para tokoh yang lahir dari rahim partai politik. Sehingga sulit untuk mengumpulkan karena mereka setiap harinya bekerja untuk partainya.

“Kegiatannya patut diapresiasi karena membawa misi mempersatukan elit dan publik setelah berkontestasi dalam pilkada,” kata Agung.

Menurutnya, silaturahmi antara mantan gubernur merupakan hal penting bagi Jakarta ditengah menjelang perayaan lima abad. “Kegiatan ini meningkatkan public awareness warga Jakarta tentang Jakarta di masa lalu, kini, dan nanti,” ucapnya.

Sementara itu, secara terpisah, seniman muda betawi Muhammad Amrullah atau yang biasa dikenal Kojek Rap, juga turut memberikan sanjungan untuk pejabat asal Kemendagri ini. 

“Jakarta menuju 500 tahun berasa adem bener ketika di penghujung tahunnya bikin acara Bentang Harapan Jakarta. Bang Teguh selaku PJ Gubernur bersilaturahmi dengan gubernur dan wakil gubernur sebelumnya, bahkan para peserta pilkada Jakarta di Balaikota. Rasanya inilah yang kita butuhkan bahwa setiap pemimpin Jakarta pasti punya hal baik sebagai wejangan ke depan,” tutur Kojek.

Ia mengatakan, dalam perjalanannya sampai usia 500 tahun Jakarta ada peran semua pemimpin yang tidak bisa dihilangkan andilnya. Hal semacam inilah yang menjadi contoh bagi semua warga Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *