Ardani pun meminta pengertian dari masyarakat jika selama proses pemasangan terjadi gangguan lalu lintas di beberapa titik. Namun, ia menegaskan bahwa hal itu dilakukan demi pelayanan air bersih yang lebih optimal.
“Kami memohon maaf apabila saat pengerjaan mengganggu jalur atau lalu lintas di beberapa titik. Tapi itu untuk memberikan pelayanan yang optimal di wilayah Kota Bogor. Pergantian dari mulai Jembatan Merah sampai ke wilayah Pusat Grosir Bogor (PGB), karena crowded, sehingga akan dilakukan pada malam hari pemasangannya,” tambahnya.
Tak hanya itu, Ardani menyebut sejumlah titik lain juga akan mengalami penggantian pipa, termasuk di sekitar kantor DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Jalan Bangbarung, Malabar, dan Tegal Manggah.
“Kami lakukan pergantian karena pipa yang ada cukup lama, atau pipa tahun 1970. Dari historical-nya juga di sana sering terjadi bocor. Karena itu kami lakukan pergantian,” pungkas Ardani. (Nicko)

