News

Pipa 50 Tahun Diganti, Tirta Pakuan Kota Bogor Ungkap Fakta Soal Distribusi Air

×

Pipa 50 Tahun Diganti, Tirta Pakuan Kota Bogor Ungkap Fakta Soal Distribusi Air

Sebarkan artikel ini
Perumda Tirta Pakuan
Perumda Tirta Pakuan akan menambah Jaringan Distribusi Utama dengan diameter 300 milimeter (12 inci) dan 500 milimeter (20 inci). (KIS/ist)

KITAINDONESIASATU.COM– Merespons cepat keluhan pelanggan di dua kecamatan padat Kota Bogor, Perumda Tirta Pakuan langsung menggeber program penggantian pipa distribusi utama dengan diameter lebih besar.

Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan kapasitas layanan air bersih, khususnya di kawasan Bogor Barat dan Tanah Sareal yang selama ini menghadapi kendala suplai.

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah aduan dari warga di wilayah Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, serta Cilendek hingga Yasmin sektor 7, Kecamatan Bogor Barat. Sebagai solusi, Perumda Tirta Pakuan akan menambah Jaringan Distribusi Utama (JDU) dengan diameter 300 milimeter (12 inci) dan 500 milimeter (20 inci).

“Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, saya coba menyampaikan beberapa hal terkait dengan pelayanan. Beberapa minggu ke belakang ada dua keluhan di wilayah Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal dan Cilendek hingga Yasmin sektor 7, Kecamatan Bogor Barat. Perumda Tirta Pakuan akan menambah Jaringan Distribusi Utama (JDU) diameter 300 atau 12 inch atau diameter 500 atau 20 inch,” ungkap Ardani kepada wartawan, Kamis 24 Juli 2025.

Ardani menjelaskan, pipa berdiameter 20 inci akan dipasang dari Gang Baru hingga Jalan MA Salmun dan Resevoir Merdeka untuk menjawab kebutuhan air di kawasan Cilendek dan Yasmin sektor 7. Menurutnya, jaringan eksisting saat ini hanya mampu menyalurkan air sebanyak 300 liter per detik.

“Sedangkan kebutuhan di sana, berdasarkan analisis kami dengan mempertimbangkan luasan wilayah, kurang lebih mencapai 500 liter per detik. Sehingga harus pasang pipa paralel dari Jalan Sudirman, Gang Baru, melewati Jalan Dewi Sartika hingga ke Jalan MA Salmun,” paparnya.

Pekerjaan pemasangan pipa paralel dari Gang Baru ke Jalan MA Salmun dijadwalkan akan dimulai pada Agustus 2025. Sementara itu, untuk mengatasi bottleneck di Jalan Soleh Iskandar yang berdampak pada wilayah Sukadamai, Cilebut, dan Budi Agung, Tirta Pakuan juga menyiapkan langkah konkret.

“Untuk itu kami akan memasang pipa dari mulai Tugu Narkoba hingga Kebon Pedes dengan diameter 12 inch untuk menambah suplai ke Sukadamai, Budi Agung dan sekitarnya. Bulan Juli 2025 ini akan kami mulai. Kami melakukan action atau langkah-langkah penanganan itu. Dua wilayah itu kami tangani dengan cepat, pipa juga diganti di wilayah yang padat,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *