KITAINDONESIASATU.COM- Di tengah tantangan ekonomi keluarga dan meningkatnya ancaman pinjaman online ilegal, koperasi kembali diposisikan sebagai benteng ketahanan keuangan anggota. Isu tersebut mengemuka dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bogor “KANCANA” Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Ruang Rapat Sekretariat DWP Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Jumat 20 Febuari 2026.
RAT tersebut dihadiri Ketua Penasihat Koperasi DWP Kota Bogor, Yantie Rachim. Dalam kesempatan itu, Yantie menyampaikan apresiasi kepada pengurus Koperasi DWP Kota Bogor “KANCANA” yang telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selama satu tahun terakhir.
Ia berharap kepengurusan yang terpilih ke depan mampu memberikan kontribusi yang lebih dinamis serta meningkatkan kinerja koperasi agar semakin adaptif terhadap kebutuhan anggota.
“Apresiasi kepada kepengurusan tahun berjalan yang dipimpin Ibu Welly sebagai ketua beserta seluruh pengurus. Siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua dan pengurus berikutnya diharapkan mampu memberikan pemikiran dan ide yang lebih dinamis untuk kemajuan koperasi,” ujar Yantie Rachim.
Menurut Yantie, kebersamaan dan sinergi yang terjalin antara anggota dan pengurus menjadi kunci utama agar koperasi mampu menghadirkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi seluruh anggotanya.
Ia menambahkan, selain menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, kerja keras dan kerja sama yang solid antara anggota dan pengurus perlu terus diperkuat. Hal tersebut, menurutnya, harus dipadukan dengan pengalaman dan strategi yang tepat, salah satunya dengan mendorong partisipasi aktif anggota, termasuk dalam kebiasaan menabung.
“Sebagai anggota dan pengurus Koperasi KANCANA, mari bersama-sama kita majukan dan sejahterakan koperasi agar semakin berkembang,” harapnya.
Di akhir sambutannya, Yantie Rachim juga mengajak jajaran Koperasi DWP Kota Bogor KANCANA untuk bersama-sama memerangi praktik pinjaman online (pinjol) yang berpotensi merugikan anggota, demi menjaga kesehatan dan ketahanan keuangan keluarga. (Nicko)

