KITAINDONESIASATU.COM – Insiden tragis terjadi di Dusun Kedondong, Desa Ngampel, Balongpanggang, Gresik, ketika dua petani tebu tersambar petir saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Kedua petani yang sedang membersihkan lahan untuk persiapan tanam tersebut terkena sambaran pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Salah satu korban, pria berusia 57 tahun bernama Karso, dilaporkan meninggal di lokasi.
Sementara rekannya, Tari, 60 tahun, mengalami luka bakar dan dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.
Kronologi Kejadian Saat Petani Berteduh
Peristiwa bermula ketika kedua petani memutuskan untuk menghentikan aktivitas dan pulang karena hujan turun semakin deras disertai petir.
Dalam perjalanan, mereka mendekati sebuah pohon yang tidak jauh dari lahan tebu untuk meletakkan peralatan kerja.
Beberapa saat setelah berada di bawah pohon tersebut, sambaran petir menghantam area itu dan mengenai keduanya.
Seorang warga yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi melihat kedua korban tergeletak dan langsung meminta pertolongan.
Warga sekitar bergegas mendatangi titik kejadian, namun nyawa Karso tak dapat diselamatkan. Sedangkan Tari segera dibawa ke Rumah Sakit Wali Songo 1 untuk mendapat penanganan medis.
Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat, khususnya para petani, untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca buruk.
Aktivitas petani di area terbuka, terutama dekat pohon atau logam, dapat meningkatkan risiko tersambar petir.(*)


