KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan pesawat militer terjadi di wilayah Irak bagian barat yang melibatkan pesawat milik Amerika Serikat.
Insiden tersebut mengakibatkan sedikitnya empat awak pesawat dilaporkan meninggal dunia, sementara dua awak lainnya masih dalam proses pencarian dan penyelamatan.
Pesawat yang mengalami kecelakaan diketahui merupakan jenis KC-135 Stratotanker, yaitu pesawat militer yang memiliki fungsi utama untuk melakukan pengisian bahan bakar di udara bagi pesawat tempur.
Kronologi Jatuhnya Pesawat Militer
Insiden tersebut terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 waktu setempat. Pesawat tersebut sedang menjalankan operasi militer ketika kecelakaan terjadi di wilayah udara Irak bagian barat.
Menurut laporan dari United States Central Command atau CENTCOM, terdapat enam awak di dalam pesawat saat kejadian berlangsung. Empat orang telah dipastikan meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Sementara itu, dua awak lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim penyelamat yang dikerahkan di lokasi kejadian.
Bukan Akibat Serangan Musuh
Pihak militer Amerika Serikat menyatakan bahwa kecelakaan pesawat tersebut tidak disebabkan oleh serangan musuh maupun tembakan dari pihak sekutu.
Insiden tersebut dilaporkan melibatkan dua pesawat militer yang sedang berada dalam operasi yang sama. Satu pesawat mengalami kecelakaan, sementara pesawat lainnya berhasil mendarat dengan selamat.
Masih Dalam Proses Penyelidikan
Kecelakaan ini terjadi saat berlangsungnya operasi militer bernama Operation Epic Fury yang melibatkan kerja sama militer antara Amerika Serikat dan Israel.
Hingga saat ini, penyebab pasti jatuhnya pesawat masih dalam tahap investigasi oleh pihak militer Amerika Serikat.
Identitas para korban juga belum diumumkan karena pihak berwenang masih menunggu proses pemberitahuan kepada keluarga korban.(*)




